Sumber rujukan:
1.) https://www.psychologytoday.com/us/basics/self-sabotage
2.) https://www.psychologytoday.com/us/blog/brainstorm/202605/how-we-sabotage-our-growth
3.) https://www.goodreads.com/book/show/41180663-stop-doing-that-sh-t
4.) https://www.goodreads.com/book/show/53642699-the-mountain-is-you
Self-sabotage merupakan bentuk hambatan diri saat kamu berulang kali melakukan tindakan yang membuatmu terhalang dari kesuksesan. Terutama, saat kamu berupaya mencapai sebuah tujuan jangka panjang. Ada beberapa bentuk sabotase diri, seperti menunda-nunda pekerjaan (prokrastinasi), makan berlebihan demi kenyamanan emosional, hingga tindakan melukai diri sendiri.
Bentuk sabotase diri juga sering kali berakar dari pola pikir kaku seseorang. Misalnya, pola pikir absolutis yang membuat seseorang sering berlindung di balik kata-kata “semuanya”, “selamanya”, atau “terburuk”. Cara berpikir yang dapat menghambat kamu untuk berpikir lebih terbuka.
Mengatasi kebiasaan self-sabotage memang tidak mudah, apalagi terkadang kamu tak menyadari polanya. Tapi, sudah banyak buku self-growth yang secara khusus mengupas tentang masalah sabotase diri. Jadi, jika kamu ingin terbebas dari kebiasaan sabotase diri yang mengakar, rekomendasi buku tentang self-sabotage terpopuler ini mungkin akan membantumu!
