Pernah gak sih kamu merasa pikiran penuh, tapi sulit menjelaskan apa yang sebenarnya sedang rasakan? Banyak orang mengalami kondisi seperti ini saat rutinitas terasa padat. Kepala terasa bising oleh banyak hal sekaligus. Di momen seperti itu, manfaat menulis sering kali baru terasa.
Menulis bukan selalu soal membuat karya besar atau menjadi penulis profesional. Kadang, menulis hanya tentang memberi ruang pada pikiran yang sedang penuh. Entah lewat buku catatan kecil atau blog pribadi yang tidak dibaca siapa pun. Terapi pikiran seperti ini bisa membantu menjernihkan otak secara perlahan. Berikut ini lima cara sederhana untuk mulai menulis kembali.
