ilustrasi menyalakan kipas angin (freepik.com/freepik)
Kebiasaan lain yang sering luput adalah menyimpan kipas tanpa membersihkannya terlebih dahulu. Misalnya, kamu hanya memasukkan kipas ke gudang saat musim hujan setelah berbulan-bulan digunakan. Debu yang masih menempel bisa mengendap selama kipas gak digunakan.
Ketika kipas kembali dinyalakan, sebagian debu tersebut bisa terlepas dan berputar bersama aliran udara. Karena itu, sebelum menyimpan kipas dalam waktu lama, bersihkan baling-baling, kisi-kisi, dan bagian luar perangkat. Saat akan digunakan lagi, lakukan pemeriksaan singkat supaya kipas gak langsung menerbangkan debu lama ke ruangan.
Kipas angin sebenarnya gak membuat debu dari udara yang bersih. Perangkat ini hanya membantu menggerakkan udara sehingga partikel yang sudah ada di ruangan ikut berpindah. Kebiasaan menggunakan kipas tanpa memperhatikan kebersihan ruangan dan perangkat bisa membuat debu lebih mudah menempel pada bagian-bagiannya.
Jadi, kalau kamu melihat baling-baling kipas mulai berubah warna karena lapisan debu, jangan cuma menyalahkan usia kipas. Coba lihat juga kondisi ruangan dan kebiasaan kamu saat membersihkannya. Kipas yang bersih, ruangan yang rutin dibersihkan, dan cara penggunaan yang tepat bisa membuat udara terasa lebih nyaman sekaligus mengurangi penumpukan debu.