Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kebiasaan Sepele yang Bikin Puasa Terasa Lebih Berat

5 Kebiasaan Sepele yang Bikin Puasa Terasa Lebih Berat
ilustrasi lelah (freepik.com/ Drazen Zigic)

Puasa seharusnya jadi momen menahan diri sekaligus melatih kesabaran. Namun, gak sedikit orang merasa hari-hari di bulan Ramadan terasa lebih berat dari yang dibayangkan. Padahal, rasa lelah atau mudah emosi itu sering kali bukan karena puasanya, melainkan kebiasaan kecil yang tanpa sadar kamu lakukan.

Hal-hal yang terlihat sepele bisa berdampak besar pada energi dan suasana hati. Kalau dibiarkan, puasa terasa lebih panjang dan melelahkan. Supaya ibadah kamu tetap lancar dan nyaman, coba cek apakah lima kebiasaan ini masih sering kamu lakukan.

1. Begadang tanpa alasan jelas

 Begadang
ilustrasi Begadang (freepik.com/freepik)

Tidur larut malam demi scrolling media sosial atau menonton drama bisa bikin tubuh kamu kekurangan istirahat. Saat sahur tiba, badan masih terasa berat dan kepala kurang fokus.

Kurang tidur membuat energi cepat habis di siang hari. Akibatnya, kamu jadi gampang lemas, sulit konsentrasi, dan mood cepat turun. Coba atur ulang jam tidur selama Ramadan. Istirahat yang cukup membantu tubuh tetap segar dan puasa terasa lebih ringan.

2. Melewatkan sahur atau makan asal kenyang

panik saat pagi
ilustrasi bangun tidur (freepik.com/benzoix)

Sebagian orang memilih melewatkan sahur karena merasa masih kenyang atau malas bangun. Padahal, sahur berperan penting sebagai sumber energi utama sepanjang hari.

Ada juga yang sahur sekadar asal kenyang tanpa memperhatikan gizi. Terlalu banyak makanan manis atau instan justru membuat gula darah cepat naik lalu turun drastis. Pilih menu sahur yang seimbang dengan karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Asupan yang tepat bikin kamu kenyang lebih lama dan gak cepat lelah.

3. Terlalu banyak konsumsi gula saat berbuka

ilustrasi minum teh (freepik.com/freepik)
ilustrasi minum teh (freepik.com/freepik)

Setelah seharian menahan lapar dan haus, minuman manis memang terasa menggoda. Namun, konsumsi gula berlebihan saat berbuka bisa membuat tubuh terasa berat.

Lonjakan gula darah yang cepat bikin kamu mengantuk dan kurang berenergi setelahnya. Bahkan, sebagian orang jadi merasa lebih lemas di malam hari. Nikmati yang manis secukupnya lalu lanjutkan dengan makanan bergizi seimbang. Cara ini membantu tubuh beradaptasi lebih baik setelah berpuasa.

4. Kurang minum air putih di malam hari

ilustrasi minum air putih
ilustrasi minum air putih (freepik.com/stefamerpik)

Dehidrasi ringan sering kali jadi penyebab utama tubuh terasa lemas saat puasa. Sayangnya, banyak orang lupa memenuhi kebutuhan cairan setelah berbuka.

Minum terlalu banyak sekaligus juga bukan solusi yang tepat. Tubuh tetap butuh asupan cairan bertahap agar terserap dengan baik. Biasakan minum air putih secara berkala dari waktu berbuka hingga sebelum tidur. Tubuh yang terhidrasi dengan baik bikin kamu lebih bertenaga keesokan harinya.

5. Terlalu memforsir aktivitas tanpa jeda

lelah
ilustrasi lelah (freepik.com/freepik)

Ramadan sering diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pekerjaan, ibadah, hingga acara sosial. Tanpa sadar, kamu memforsir diri tanpa memberi waktu istirahat.

Tubuh yang kelelahan membuat puasa terasa lebih berat secara fisik dan emosional. Kamu jadi mudah marah, sensitif, atau kehilangan semangat. Coba atur ritme aktivitas dengan lebih bijak. Sisipkan waktu istirahat singkat agar energi tetap terjaga sepanjang hari.

Puasa yang terasa berat sering kali dipicu oleh kebiasaan kecil yang sebenarnya bisa kamu ubah. Dengan memperbaiki pola tidur, asupan makanan, dan manajemen aktivitas, hari-hari Ramadan bisa terasa lebih ringan dan nyaman. Yuk, mulai evaluasi kebiasaan kamu dari sekarang supaya puasa tahun ini berjalan lebih maksimal dan penuh makna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya
Follow Us