Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kelebihan Parenting Orangtua INFJ, Sangat Berkomitmen!

ilustrasi anak
ilustrasi anak (pexels.com/Ketut Subiyanto)
Intinya sih...
  • Orangtua INFJ memiliki intuisi tajam dalam memahami kebutuhan emosional anak.
  • Mereka sangat berkomitmen untuk mendidik anak menjadi pribadi yang autentik.
  • Orangtua INFJ menciptakan lingkungan rumah yang penuh kehangatan dan penerimaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap orangtua pasti punya gaya pengasuhan yang berbeda-beda. Ada yang tegas, ada yang santai, ada juga yang di tengah-tengah. Nah, kalau berbicara soal tipe kepribadian INFJ dalam dunia parenting, mereka punya keunikan tersendiri yang bikin pola asuh mereka jadi istimewa. INFJ yang dikenal sebagai "The Advocate" ini memang cuma sekitar 1-2% dari populasi dunia, tapi kelebihan mereka dalam mengasuh anak patut diacungi jempol.

Menariknya, orangtua INFJ punya kemampuan alami untuk memahami anak mereka di level yang lebih dalam. Mereka gak cuma melihat apa yang tampak di permukaan, tapi juga bisa merasakan apa yang sedang dirasakan sang anak. Penasaran apa saja kelebihan orangtua dengan kepribadian INFJ? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

1. Memiliki intuisi yang tajam dalam memahami kebutuhan emosional anak

Ilustrasi anak dan ayah
Ilustrasi anak dan ayah (freepik.com/freepik)

Kalau ada satu hal yang paling menonjol dari orangtua INFJ, itu adalah kemampuan intuitif mereka yang luar biasa. Mereka bisa merasakan perubahan sekecil apapun pada mood anak, bahkan sebelum si anak sendiri menyadarinya. Misalnya, saat anak pulang sekolah dengan wajah ceria seperti biasa, orangtua INFJ bisa langsung tahu kalau ada sesuatu yang mengganjal di hati sang buah hati.

Kelebihan ini tentu sangat bermanfaat dalam membangun kedekatan emosional dengan anak. Orangtua INFJ gak akan menunggu sampai masalah membesar, mereka akan proaktif mendekati anak dan menciptakan ruang aman untuk berbagi cerita. Hasilnya? Anak merasa dipahami dan dihargai, yang pada akhirnya membentuk kepercayaan diri yang kuat.

2. Sangat berkomitmen untuk mendidik anak menjadi pribadi yang autentik

Ilustrasi anak dan ibu
Ilustrasi anak dan ibu (freepik.com/freepik)

Orangtua INFJ punya visi jangka panjang yang jelas tentang pengasuhan anak. Mereka gak cuma fokus pada prestasi akademis atau pencapaian yang terlihat mata, tapi lebih ke pembentukan karakter yang utuh. Bagi mereka, yang terpenting adalah anak tumbuh menjadi diri sendiri yang autentik, bukan menjadi versi yang diharapkan orang lain.

Dalam praktiknya, orangtua INFJ akan mendorong anak untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya sendiri. Mereka gak akan memaksakan anak untuk ikut les piano kalau ternyata si anak lebih suka menggambar. Pendekatan ini membuat anak merasa bebas untuk berkembang sesuai dengan jati dirinya, tanpa tekanan untuk memenuhi ekspektasi yang gak realistis.

3. Menciptakan lingkungan rumah yang penuh kehangatan dan penerimaan

Ilustrasi anak balita
Ilustrasi anak balita (freepik.com/freepik)

Rumah bagi orangtua INFJ adalah sanctuary, tempat di mana setiap anggota keluarga bisa menjadi diri sendiri tanpa takut dihakimi. Mereka sangat peduli dengan atmosfer rumah dan berusaha keras menciptakan lingkungan yang harmonis. Konflik memang gak bisa dihindari dalam keluarga, tapi orangtua INFJ akan menyelesaikannya dengan cara yang konstruktif dan penuh empati.

Yang menarik, orangtua INFJ juga sangat memperhatikan detail-detail kecil yang bisa membuat anak merasa nyaman. Mulai dari menata kamar sesuai kepribadian anak, menyiapkan makanan favorit saat anak sedang stress, hingga menciptakan tradisi keluarga yang bermakna. Semua ini dilakukan dengan tujuan membuat anak merasa bahwa rumah adalah tempat teraman di dunia.

4. Mampu mengajarkan nilai-nilai moral dan empati dengan cara yang mendalam

Ilustrasi anak bersama ibu
Ilustrasi anak bersama ibu (freepik.com/freepik)

Kalau soal mengajarkan nilai-nilai kehidupan, orangtua INFJ punya pendekatan yang unik. Mereka gak cuma memberitahu mana yang benar dan salah, tapi juga mengajak anak untuk memahami alasan di balik setiap nilai moral tersebut. Diskusi mendalam tentang empati, keadilan, dan kebaikan sering menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.

Orangtua INFJ juga mengajarkan lewat contoh nyata. Mereka akan menunjukkan bagaimana berempati pada orang lain, bagaimana bersikap adil dalam situasi sulit, dan bagaimana tetap memegang prinsip meski gak populer. Anak-anak yang dibesarkan dengan cara ini biasanya tumbuh menjadi pribadi yang peka terhadap lingkungan dan punya kompas moral yang kuat.

5. Selalu berusaha untuk tumbuh dan belajar demi menjadi orangtua yang lebih baik

Ilustrasi anak bermain dengan ibu
Ilustrasi anak bermain dengan ibu (freepik.com/freepik)

Satu hal yang bikin orangtua INFJ istimewa adalah kesadaran mereka bahwa parenting adalah proses pembelajaran seumur hidup. Mereka gak pernah merasa sudah sempurna dan selalu mencari cara untuk meningkatkan kualitas pengasuhan. Mulai dari membaca buku parenting, ikut seminar, hingga introspeksi diri secara rutin.

Keterbukaan untuk berubah ini membuat orangtua INFJ sangat adaptif terhadap kebutuhan anak yang terus berkembang. Mereka sadar bahwa cara mengasuh anak usia 5 tahun tentu berbeda dengan remaja 15 tahun. Fleksibilitas ini membuat hubungan orangtua-anak tetap relevan dan dekat meski anak sudah beranjak dewasa.

Memang, setiap tipe kepribadian punya kelebihan dan tantangannya masing-masing dalam dunia parenting. Tapi yang pasti, orangtua INFJ membawa warna tersendiri dengan pendekatan mereka yang penuh intuisi, empati, dan kedalaman. Kalau kamu orangtua INFJ atau punya pasangan INFJ, syukuri kelebihan-kelebihan ini dan terus kembangkan potensinya. Bagaimana, apakah kamu mengenali ciri-ciri ini pada dirimu atau orangtuamu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Cara Orangtua Bantu Anak Bangkit saat Kehilangan Motivasi Belajar

15 Jan 2026, 14:15 WIBLife