Stoikisme belakangan sering dipakai sebagai pegangan untuk menghadapi berbagai masalah. Saat seseorang mengecewakan, bikin kesal, atau bertindak di luar harapan, respons yang muncul bisa saja cukup sederhana, yaitu memilih untuk gak terlalu memikirkannya. Sikap tenang seperti ini memang terlihat dewasa, tetapi belum tentu menunjukkan bahwa kamu sudah memahami stoikisme dengan tepat.
Masalahnya, ketenangan dan sikap gak peduli punya batas yang cukup tipis. Menerima sesuatu yang gak bisa dikendalikan bukan berarti kamu harus berhenti peduli pada orang lain atau mengabaikan keadaan sekitar. Yuk simak beberapa kesalahan stoikisme yang justru bisa bikin penerapannya melenceng dari tujuan awal.
