Ada orang yang jika sudah sakit hati bisa menjaga jarak dalam waktu lama, tetapi ada juga yang baru marahan sebentar sudah mulai kepikiran duluan dan ingin semuanya cepat membaik. Mereka yang seperti ini merasa bahwa hubungan dingin itu melelahkan, apalagi kalau harus terus saling diam dengan orang yang sebenarnya masih disayang. Karena itulah, mereka sering jadi pihak yang lebih dulu mencairkan suasana meskipun sebelumnya ikut terluka.
Dalam MBTI, beberapa tipe memang dikenal punya hati yang lembut dan sulit mempertahankan rasa marah terlalu lama. Mereka lebih nyaman hidup dalam hubungan yang hangat daripada terus memendam gengsi atau dendam yang bikin pikiran ikut berat. Penasaran siapa saja mereka? Ini lima MBTI yang lebih memilih memaafkan dan melanjutkan hubungan dengan lebih tenang.
