Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi fasad rumah dengan woodplank (dok. dermaurer dan Sparkasse Bank/Dietger Wissounig Architekten via archdaily.com)
ilustrasi fasad rumah dengan woodplank (dok. dermaurer dan Sparkasse Bank/Dietger Wissounig Architekten via archdaily.com)

Double facade atau dinding dua lapisan merupakan salah satu bentuk desain eksterior yang sedang populer di kalangan arsitek dan desainer. Fasad ganda ini terdiri dari dua lapisan dinding dengan ruang antara keduanya yang dapat digunakan sebagai ruang isolasi atau sebagai area ventilasi.

Banyak desainer dan arsitek yang memilih material woodplank sebagai salah satu pilihan material untuk double facade ini karena tampilannya yang unik dan alami. Berikut ini adalah lima tips membuat double facade menggunakan material woodplank.

1. Tentukan desain fasad ganda yang diinginkan

ilustrasi merancang desain (pexels.com/energepic.com)

Pemilihan desain fasad ganda dapat menjadi poin penting dalam menciptakan tampilan rumah yang khas dan unik. Kamu bisa menentukan desain yang diinginkan dengan mempertimbangkan nuansa rustik yang ingin kamu ciptakan pada rumah. Misalnya, kamu bisa memilih desain yang menggabungkan material kayu dengan batu alam untuk menciptakan kesan yang kuat dan alami pada tampilan fasad rumahmu.

Selain itu, kamu juga bisa memilih desain fasad ganda yang menggabungkan antara bahan-bahan alami dan bahan modern seperti beton atau baja. Penggunaan bahan-bahan ini dapat memberikan kesan yang unik pada rumahmu dan menciptakan keseimbangan antara nuansa alami dan modern pada desain rumahmu. Jangan lupa untuk mempertimbangkan konsep keseluruhan rumahmu dan gaya arsitektur yang ingin kamu ciptakan sebelum memilih desain fasad ganda yang diinginkan.

2. Pilih material woodplank yang tepat

ilustrasi memilih material kayu (pexels.com/Quintin Gellar)

Ada beberapa jenis woodplank yang dapat kamu gunakan untuk menciptakan tampilan yang lebih alami pada interior rumahmu. Pilih woodplank dengan tekstur yang unik dan lebih kasar untuk memberikan nuansa yang lebih kental. Kamu juga bisa memilih woodplank dengan pola yang beragam dan warna yang bervariasi untuk memberikan kesan yang lebih hidup pada ruanganmu.

Ketika memilih woodplank, pastikan kamu memilih material yang berkualitas agar awet dan tahan lama. Kamu bisa memilih woodplank yang terbuat dari kayu asli yang diambil dari hutan atau woodplank yang terbuat dari bahan sintetis yang mirip dengan kayu asli. Jangan lupa untuk memperhatikan ketebalan dan ukuran woodplank yang kamu inginkan, karena itu akan mempengaruhi hasil akhir dari desain interior rumahmu.

3. Siapkan struktur fasad ganda

ilustrasi menyiapkan struktur fasad (pexels.com/JESHOOTS.com)

Struktur fasad ganda adalah kombinasi antara dua elemen utama dari rumah yaitu pintu dan jendela. Untuk menciptakan nuansa rustik, kamu dapat memilih material kayu alami yang dipotong dalam ukuran tertentu dan dirangkai secara bertumpuk.

Pilihlah material kayu dengan kualitas yang baik dan cocok dengan konsep rumahmu. Usahakan untuk memilih kayu yang tahan lama, tahan cuaca dan terlihat natural. Setelah itu, atur struktur fasad ganda dengan penempatan pintu dan jendela yang proporsional sehingga menimbulkan kesan yang harmonis dan seimbang.

4. Pasang material woodplank

ilustrasi pemasangan material (pexels.com/JESHOOTS.com)

Untuk pasang woodplank, kamu bisa mengikuti beberapa cara sederhana seperti menempelkannya pada dinding menggunakan lem kayu, mengikatnya menggunakan paku atau sekrup atau bahkan menempelkannya menggunakan alat perekat khusus. Namun, sebelum memasangnya, pastikan bahwa permukaan dinding yang akan ditempeli woodplank telah dihaluskan terlebih dahulu.

Jangan lupa pula untuk mempertimbangkan warna dan tekstur woodplank yang akan kamu pasang sehingga nantinya dapat memberikan kesan harmonis dengan desain rumahmu secara keseluruhan.

5. Beri perlindungan tambahan

ilustrasi pemberian lapisan pelindung pada kayu (pexels.com/Pixabay)

Untuk melindungi material woodplank dari kerusakan, kamu perlu memberi perlindungan tambahan pada permukaannya. Ada beberapa pilihan pelapis yang bisa kamu gunakan, seperti lapisan oli atau wax sehingga permukaan kayu tetap terjaga dan terlihat indah. Pastikan kamu mengaplikasikan pelapis tersebut secara merata pada setiap sisi material woodplank sehingga perlindungan dapat bekerja secara maksimal dan material terlindungi dengan baik.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan cat khusus untuk kayu sebagai perlindungan tambahan. Pilihlah cat yang tahan air dan anti jamur agar material woodplank tetap awet dan terlihat bagus. Sebelum mulai mengecat, pastikan permukaan material telah dibersihkan dan diampelas dengan baik agar cat dapat menempel dengan sempurna.

Dengan memadukan material woodplank dan struktur fasad ganda serta menggabungkannya dengan aksen dekorasi dan pencahayaan yang tepat, kamu bisa menciptakan tampilan rumah yang hangat, nyaman dan sangat Instagramable.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team