Saat menjalani puasa, tubuh tidak menerima asupan makanan maupun cairan selama berjam-jam, sehingga produksi air liur berkurang dan kondisi rongga mulut menjadi lebih kering, yang pada akhirnya memicu munculnya bau tidak sedap. Kondisi ini sebenarnya normal karena tubuh sedang beradaptasi dengan pola metabolisme yang berbeda, namun dampaknya bisa terasa cukup mengganggu terutama ketika kita harus berbicara, berdiskusi, presentasi, atau bertemu banyak orang sepanjang hari. Oleh sebab itu, penting memahami bahwa bau mulut saat puasa bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi, melainkan kondisi yang bisa diminimalkan dengan strategi yang tepat.
Agar tetap percaya diri dan nyaman saat berinteraksi, dibutuhkan langkah yang lebih spesifik daripada sekadar menyikat gigi, karena faktor penyebab bau mulut saat puasa berbeda dengan kondisi biasa. Penanganannya perlu menyasar penyebab utama seperti mulut kering, sisa metabolisme, dan pilihan makanan saat sahur, sehingga hasilnya lebih efektif dan terasa sepanjang hari. Berikut beberapa tips yang bisa langsung kamu terapkan.
