Baru bangun tidur terus pas buka HP, notifikasi grup chat sekolah sampai ratusan tentu menyebalkan, ya. Belum lagi, isinya perdebatan tugas kelompok yang gak ada ujungnya, drama antarteman, atau obrolan random yang gak jelas. Ingin ikut nimbrung tapi energi sudah habis untuk mengerjakan tugas sekolah yang menumpuk. Alhasil, kamu pilih menjadi seorang silent reader dan cuma scroll cepat tanpa meninggalkan jejak.
Kalau kebiasaan ini terus dibiarkan tanpa tahu alasan di baliknya, kamu mungkin bakal merasa bersalah dan dicap "gak solidaritas" sama teman-teman sekelas, lho. Padahal, memaksakan diri buat selalu aktif merespons setiap drama di grup chat bisa bikin digital burnout, lho. Guys, sebenarnya menjaga kedamaian pikiran itu hak kamu, kok. Yang terpenting, kamu mempunyai alasan kuat menjadi silent reader di grup chat sekolah yang membuat teman menghargai keputusanmu.
