5 Alasan Lantai Vinyl Lebih Aman untuk Keluarga dengan Anak Kecil

- Lantai vinyl lebih empuk, mengurangi risiko cedera anak saat jatuh dan memberikan kenyamanan pijakan bagi seluruh keluarga.
- Lantai vinyl tidak mudah licin, memberikan rasa tenang bagi orang tua karena anak tetap bisa beraktivitas dengan aman.
- Lantai vinyl mudah dibersihkan, tahan noda, dan ramah suara, serta memiliki harga yang lebih terjangkau dibanding lantai kayu atau keramik premium.
Memilih jenis lantai untuk rumah keluarga memang bukan hal sepele. Apalagi jika kita memiliki anak kecil yang sedang aktif bermain, keamanan dan kenyamanan lantai menjadi faktor utama yang perlu dipertimbangkan. Lantai tidak hanya berfungsi sebagai pijakan, tetapi juga sebagai ruang tumbuh dan bermain bagi si kecil.
Di antara berbagai pilihan, lantai vinyl sering disebut sebagai salah satu alternatif terbaik. Bahan ini memiliki sifat yang lebih ramah untuk anak-anak dibanding lantai keramik atau kayu. Berikut lima alasan lantai vinyl menjadi pilihan yang lebih aman untuk keluarga dengan anak kecil.
1. Permukaan lebih empuk

Lantai vinyl dibuat dari bahan sintetis yang cenderung lebih lentur dan empuk. Jika anak kecil terjatuh saat berlari atau bermain, risiko cedera bisa lebih rendah dibanding jatuh di atas keramik yang keras. Permukaan empuk ini membuat anak lebih leluasa bergerak tanpa perlu terlalu khawatir.
Selain itu, kenyamanan pijakan juga lebih terasa bagi orang dewasa. Jadi, seluruh anggota keluarga bisa merasakan manfaatnya setiap hari. Inilah salah satu alasan mengapa banyak keluarga modern memilih vinyl sebagai lantai rumah.
2. Tidak mudah licin

Salah satu masalah besar pada lantai keramik adalah sifatnya yang licin, terutama jika terkena air. Hal itu bisa berbahaya bagi anak-anak yang belum bisa mengontrol keseimbangannya dengan baik. Sedangkan lantai vinyl memiliki tekstur yang membuatnya tidak mudah licin.
Dengan begitu, anak-anak tetap bisa beraktivitas dengan lebih aman, meski sesekali lantai vinyl terkena tumpahan air. Keunggulan itu tentu memberikan rasa tenang bagi orang tua. Jadi, kita bisa lebih fokus mendampingi anak tanpa rasa was-was yang berlebihan.
3. Mudah dibersihkan

Anak kecil sering kali menumpahkan makanan atau minuman saat bermain. Jika lantai sulit dibersihkan, kotoran bisa menempel dan membuat rumah kurang higienis. Vinyl mempunyai keunggulan karena permukaannya yang tahan noda dan sangat mudah dibersihkan.
Cukup dengan lap basah, tumpahan makanan atau coretan bisa hilang tanpa usaha ekstra. Hal itu tentu memudahkan kita menjaga kebersihan rumah. Jadi, rumah tetap nyaman dihuni tanpa harus repot membersihkan berkali-kali.
4. Ramah suara

Ketika anak berlari atau memainkan mainan di lantai, suara hentakan sering kali terdengar bising. Pada lantai keramik atau kayu, suara ini bisa semakin mengganggu. Berbeda dengan lantai vinyl yang mampu meredam suara dengan lebih baik.
Dengan lantai vinyl, suasana rumah terasa lebih tenang meski anak-anak tetap aktif bergerak. Hal itu juga membantu orangtua tetap nyaman saat beraktivitas di rumah. Jadi, keamanan dan kenyamanan bisa berjalan beriringan.
5. Harga lebih terjangkau

Selain aman dan nyaman, lantai vinyl juga relatif lebih ramah di kantong dibanding lantai kayu atau keramik premium. Harganya yang ekonomis membuat kita tetap bisa mendapatkan kualitas lantai yang baik. Dengan begitu, keluarga tidak perlu khawatir soal biaya saat ingin menghadirkan lantai yang aman untuk anak.
Biaya pemasangan lantai vinyl pun cenderung lebih rendah dibanding bahan lain. Hal itu tentu menguntungkan bagi keluarga muda yang baru membangun atau merenovasi rumah. Jadi, keamanan anak tetap terjaga tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Keamanan anak memang menjadi hal utama dalam memilih lantai rumah. Sebagai orangtua, kita bisa memberikan ruang yang lebih aman bagi anak untuk bermain dan tumbuh dengan bebas. Jadi, bila kita sedang merencanakan hunian yang ramah anak, lantai vinyl layak masuk daftar pilihan utama.