Belakangan ini, istilah romanticizing life semakin sering muncul di media sosial, terutama TikTok dan Instagram. Konsep ini mengajak seseorang untuk menikmati hidup lewat hal-hal kecil sehari-hari, mulai dari menikmati kopi pagi, berjalan santai sambil mendengarkan musik, sampai menata kamar agar terasa lebih nyaman.
Meski sering dianggap sekadar tren estetik, ternyata kebiasaan meromantisasi hidup punya kaitan erat dengan kesehatan mental. Banyak psikolog menyebut praktik ini mirip dengan mindfulness atau savoring, yaitu kemampuan menikmati dan menyadari pengalaman positif secara penuh. Nah, berikut beberapa alasan kenapa romanticizing life bisa membantu mental terasa lebih sehat.
