TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

8 Cara Jadi Pemimpin yang Baik, Bukan Cuma Adil dan Bijaksana

Belajar memimpin diri sendiri is a good start 

pexels/rawpixel.com

Memasuki dunia kerja, kamu harus selalu siap dengan segala kondisi yang mungkin terjadi. Termasuk kalau tiba-tiba kamu dipilih untuk menjadi pimpinan tim. Orang yang terkesan "pantas" menjadi pemimpin pun belum tentu selalu menjadi pemimpin yang baik. Begitu juga sebaliknya. Yang terpenting adalah apakah seseorang mau belajar untuk menjadi pemimpin yang baik atau tidak. 

Meskipun kriteria pemimpin yang baik itu terbilang relatif, karena sebaik apa pun seseorang, pasti tetap saja ada yang tidak suka. Tapi bagaimanapun, gak ada salahnya berusaha menjadi pemimpin yang baik. Nah, berikut 8 tips supaya menjadi pemimpin yang baik yang bisa kamu tiru.

1. Selalu mengontrol emosi

pexels/Christina Morillo

Gak ada yang suka orang emosian dan gak akan ada masalah yang mudah diselesaikan dengan emosi. Jadi sebagai pemimpin, kamu harus sepintar mungkin mengontrol emosimu. Emosi yang negatif juga berpengaruh terhadap pikiran dan perilaku. Kalau lagi emosi, seseorang pasti sulit untuk berpikir jernih. Nah, efeknya kemungkinan besar bakal dilampiaskan ke anggota timnnya. Padahal saat ada masalah, kamu seharusnya bisa jadi pendingin di tengah kepanikan anggota timmu. 

2. Belajar untuk mengenali kelebihan yang dimiliki seseorang

Pexels/rawpixel.com

Penting bagi seorang pemimpin punya semacam intuisi untuk melihat kelebihan yang dimiliki seseorang. Karena pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih maksimal kalau seseorang memegang peran seseuai dengan keahlian masing-masing, right? Itu memang seharusnya jadi tugas masing-masing individu, tapi sebagai pemimpin, yang juga melihat kinerja dan kemampuan anggotanya, alangkah baiknya kalau ia bisa melihat potensi yang dimiliki mereka dan membantu menfokuskannya.

Baca Juga: 8 Pemimpin dengan Masa Pemerintahan Tersingkat Sepanjang Sejarah

3. Jadilah mentor, bukan ditaktor

pexels/Buro Millennial

Pemimpin dan anggota, semuanya sama-sama manusia. Jadi pemimpin bukan selalu tentang memerintah dan mengatur rencana. Jadi pemimpin itu menjadi pengarah dan penengah. Buatlah anggota timmu tidak takut menyatakan pendapat, tidak takut untuk berkontribusi dalam semua diskusi dan keputusan.

4. Beri sekaligus dapatkan kepercayaan

pexels/rawpixel.com

Dapatkan kepercayaan anggota timmu dengan memeberikan mereka kepercayaan juga. Tapi kamu juga harus tetap memperhatikan batasan yang gak boleh mereka dilannggar. Kamu harus yakin bahwa bersama timmu, kalian bisa menggapai goals yang diinginkan. Dan kamu juga harus membuat timmu percaya padamu. Bahwa kamu pantas menjadi orang yang mereka percaya.

5. Jadilah flexibel dan selalu peduli

Pexels/rawpixel.com

Sudah menjadi tugas pemimpin untuk memastikan semua tugas terorganisir dengan baik. Tapi kalau target sudah terpenuhi, atau at least semuanya lancar dan terkendali, maka tidak ada salahnya memberi kelonggaran pada anggota timmu. Beri ruang untuk bernafas. Semisal survey lokasi sambil jalan-jalan. Meeting sekalian makan bersama. Ataupun tidak selalu memberikan tugas terus menerus ketika tugas seharusnya tugas mereka sudah selesai. 

6. Mudah memberi pujian

pexels/rawpixel.com

Semua orang suka dipuji. Jangan terlalu mudah memuji, tapi jangan juga tidak mau memuji sama sekali. Ketika mereka tau bahwa kamu menghargai kerja keras mereka, mereka akan termotivasi untuk selalu memberikan yang terbaik. Sepele memang, tapi efek dari merasa dihargai terkadang sulit diungkapkan. 

7. Be passionate

https://www.pexels.com/photo/two-women-in-front-of-dry-erase-board-1181533/

Selalu sebarkan aura yang positif kapanpun, di manapun, dan di depan siapapun. Semangatmu bisa menular ke timmu. Tunjukkan bahwa itu memang benar-benar bidangmu, sesuai dengan kemampuanmu, dan kamu akan bisa menanganinya. Kalau kamu saja tidak terlihat meyakinkan seperti malas dan tidak semangat, bagaimana yang lain mau excited? Karena semuanya seperti timbal balik saja, seperti contohnya jika kamu ingin anggota timmu bersikap disiplin, maka kamu harus lebih dulu bersikap disiplin.

Baca Juga: Buat Pemimpin, Ini Alasan Pentingnya Apresiasi Kinerja Karyawan

Verified Writer

Berliana Cahya

Trying is not tiring

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya