TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

9 Novel tentang Kesehatan Mental dengan Lakon Anak Muda 

Banjir pujian, lho. Wajib kamu baca!

instagram.com/vicireads

Ramai dibicarakan, ternyata sudah lama kesehatan mental dijadikan topik utama dalam karya sastra. Termasuk dalam novel young adult atau yang menyasar pembaca dewasa usia muda. Kamu mungkin familier dengan novel The Perk of Being Wallflower, Looking for Alaska, dan All The Bright Places.

Nah, daftar di bawah ini adalah judul lain yang mungkin belum kamu tahu. Silakan dicatat dalam reading list-mu, ya!

1. Eleanor Oliphant is Completely Fine

instagram.com/merrfuss

Salah satu novel baru yang jadi standar baru dalam sastra kontemporer. Berkisah tentang Eleanor, sosok perempuan mandiri dengan pekerjaan tetap dan sebuah rumah untuk tinggal. Tampak normal, hingga ia menceritakan betapa biasanya ia mendengar rekan-rekan kerjanya membicarakan dirinya di belakang. 

Perlahan pembaca akan diajak menyelami kehidupan Eleanor lewat relasinya dengan sosok ibu dan salah satu kawan terdekatnya. Novel ini berusaha mengeksplorasi beberapa gejala penyakit mental yang seringkali terbentuk karena trauma di masa lalu. Dibumbui dengan dialog kocak dan menyedihkan yang berpadu dinamis. Menarik buat diikuti. 

2. Dear Emmie Blue

instagram.com/bookstackedblonde

Dear Emmie Blue dipercaya bakal menyaingi popularitas Eleanor Oliphant. Tidak salah, sejauh ini novel yang baru rilis beberapa minggu ini langsung banjir pujian. Ceritanya berkutat pada seorang perempuan bernama Emmie yang pada usia 16 tahun menerbangkan balon dengan surat di dalamnya. Tak disangka, suratnya diterima seorang anak laki-laki seusianya bernama Lucas yang akhirnya jadi sobat karibnya sejak itu. 

Ada banyak lapisan dalam emosi Emmie yang membuat pembaca tertarik untuk terus membalik halamannya. Tidak tertebak dan tidak hanya fokus pada kisah cinta klise, novel ini sebenarnya juga mengeksplorasi trauma yang disimpan Emmie selama bertahun-tahun selama menjadi korban kekerasan beberapa orang dewasa di hidupnya. 

Baca Juga: 5 Novel Populer Genre ‘Coming of Age’, Bacaan Wajib buat Remaja!

3. The Weight of Our Sky 

instagram.com/nrlhakimin

Selama ini kerusuhan yang terjadi karena konflik antara warga muslim dan warga keturunan Tionghoa di Malaysia jarang diketahui. Lewat karakter fiktif bernama Melati, kamu bisa kembali ke Malaysia 1969 dan melihat lebih jelas kejadian mengerikan tersebut. 

Melati merupakan remaja dengan OCD yang juga menggemari musik. Tampak normal, namun Melati selalu merasa ada jin yang terus membisikinya tentang bagaimana nanti ibunya akan meninggal. Hal ini membuatnya bertekad menjaga ibunya, termasuk saat kerusuhan terjadi. Namun, keduanya justru terpisah. Bersama dengan seorang kawan yang baru ia temui, Melati pun berusaha mencari sang ibu. 

4. A List of Cages

instagram.com/readsabit

Novel tentang kesehatan mental lainnya adalah A List of Cages yang ditulis Robin Roe. Lakonnya adalah murid SMA bernama Adam yang didiagnosa memiliki ADHD. Ia memiliki seorang saudara tiri bernama Julian yang diadopsi orang tuanya, tetapi menghilang selama lima tahun.

Saat akhirnya kembali, Julian tidak tampak berbeda jauh. Namun, Adam menemukan banyak rahasia yang Julian simpan. Salah satu novel yang page-turning alias bikin pembaca ingin segera tahu bagian akhirnya. Ketebalannya pun gak bikin minder duluan. 

5. Holding Up the Universe

instagram.com/a_forever_bookworm

Libby adalah remaja dengan berat badan berlebih, itu yang selalu orang bicarakan dan kritisi. Namun, di baliknya Libby sedang mengalami proses menerima kepergian ibunya diperparah dengan kondisi sang ayah yang juga terpuruk pasca tragedi itu. 

Di sisi lain, ada Jack yang tampak biasa saja. Mudah berbaur dan tak menonjol, tetapi ternyata Jack menyimpan rahasia besar bahwa ia memiliki kondisi bernama prosopagnosia. Kondisi yang membuatnya tak bisa mengingat wajah, bahkan saudaranya sendiri. Seperti biasa, kedua karakter ini akan bertemu di satu momen dalam jalinan cerita novel. Mungkin akan sedikit mirip dengan All The Bright Places. 

6. Darius the Great Is Not Okay

instagram.com/nerd.zip

Bergeser ke sebuah desa di Iran, di mana Darius Kellner seorang remaja keturunan kulit putih yang didiagnosa memiliki depresi klinis pergi sejenak untuk menemukan sebagian dari dirinya. Di sana ia menemukan antitesis dari hidupnya di Amerika, keluarga yang hangat dan satu sosok sobat baru yang sebelumnya tak pernah ia miliki. 

Bersama Sohrab, sang kawan baru, Darius mulai mencoba mengenali dirinya dan Iran. Petualangan menemukan jati diri yang dibalut dengan penjabaran tentang depresi, novel ini pun dapat skor tinggi dari pengguna Goodreads. Bahkan sudah ada sekuelnya dengan judul Darius the Great Deserves Better. 

7. Challenger Deep 

instagram.com/imikekristian

Berlakonkan Caden, seorang remaja yang bakal mengajak kita menyelami hidup dan pikirannya. Unik sebab Caden bukan remaja biasa, ia didiagnosa menderita paranoia dan delusi yang membuatnya sering terbang ke halusinasinya sendiri.

Menariknya lagi, novel ini dikemas dalam dua perspektif, kehidupan nyata Caden dan halusinasinya yang saling bertumbukan. Agak kompleks, tetapi tetap nyaman dibaca dan bikin penasaran. 

8. Hidden Valley Road

instagram.com/littlecityreads

Kisah menarik dari sebuah keluarga di Amerika Serikat. Semua bermula dari sang ayah yang tergolong pria sukses. Pasca kontribusinya di Perang Dunia II, Don Gavin tergabung dalam Angkatan Udara AS. Ia pun membangun keluarga besar bersama istrinya, Mimi. Mimi melahirkan 12 anak. 

Ironisnya, di balik kestabilan ekonomi dan kebahagiaan yang mereka tampakan di depan umum, keluarga ini menyimpan kisah pahit. Di tahun 70-an, keenam anak mereka didiagnosa menderita schizoprenia. Hal ini sempat jadi perbincangan menarik di negeri paman Sam selama bertahun-tahun. Buku ini berusaha merangkum dan menguak apa yang mendasari fenomena tersebut. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Buku buat Kamu yang Feminis, Wajib Punya!

Verified Writer

Dwi Ayu Silawati

Pembaca, netizen, penulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya