TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Alasan Deep Talk Bisa Bantu Seseorang Menemukan Makna Hidup

Karena obrolannya pun penuh dengan makna

ilustrasi deep talk dengan sahabat (pexels.com/Karolina Grabowska)

Deep talk bisa dimaknai sebagai percakapan yang mendalam. Biasanya dilakukan secara dua arah yang membahas mengenai hal subtansial dalam hidup. Antara lain mengenai impian, pengalaman, kekhawatiran, harapan, serta persektif lainnya.

Deep talk bisa membuat suatu relasi yang terjadi menjadi lebih kuat dan memiliki koneksi. Selain itu, melalui proses percakapan yang mendalam kita juga bisa terbantu untuk menemukan makna kehidupan. Berikut beberapa alasan yang mendasari hal tersebut.

1. Membahas suatu persoalan hingga ke akarnya

ilustrasi obrolan mendalam (pexels.com/Cliff Booth)

Deep talk cenderung membahas obrolan yang kompleks mengenai kehidupan. Dari hal itu akan dianalisis secara bersama hingga kita mengetahui benang merah dari setiap topik pembahasan. Obrolan seperti itu sangat bermakna lantaran bisa meningkatkan kualitas dari suatu komunikasi.

Kehadiran komunikasi yang sehat tentu sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup. Kita bisa melihat beragam persoalan dari banyak persepktif. Bahwa hidup selalu punya kemungkinan lain yang bisa terjadi apabila kita mau melihatnya dengan sudut pandang yang lebih rinci.

2. Membahas suatu persoalan dengan beragam perspektif

ilustrasi saling bertukar sudut pandang (pexels.com/Karolina Grabowska)

Deep talk termasuk obrolan dua arah secara mendalam. Hal itu membuat kita dan lawan bicara bisa saling bertukar berbagai perspektif.

Hal yang membedakannya dengan percakapan biasa yakni terletak dari bagaimana cara merespons suatu obrolan. Biasanya orang yang melakukan deep talk cenderung menanggapi setiap topik pembicaraan dengan serius, terbuka, dan penuh dengan sudut pandang baru yang diperoleh dari proses diskusi.

Dengan melakukan deep talk kita bisa menemukan makna kehidupan, yakni dengan cara merefleksikannya sebagai sebuah pengalaman berharga.

Baca Juga: 3 Topik Deep Talk untuk Bonding dengan Anak yang Sudah Dewasa

3. Membahas suatu persoalan dengan menghadirkan kejujuran

ilustrasi obrolan yang jujur dan terbuka (pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA)

Obrolan yang mendalam tentu tak dilakukan oleh sembarang orang. Biasanya seseorang akan melakukan deep talk hanya dengan orang terdekat atau orang yang dipercaya. Misalnya orangtua, sahabat, maupun pasangan.

Percakapan yang terasa lebih intim tersebut tentu melibatkan aspek emosional. Artinya, kita akan melakukan hal tersebut dari hati ke hati. Ada aspek kejujuran di dalamnya yang bikin kita lebih terbuka. Melakukan hal tersebut tentu akan berpengaruh pada kualitas hidup kita.

4. Membahas suatu persoalan untuk dijadikan pembelajaran

ilustrasi mendengarkan cerita orang lain (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Deep talk adalah obrolan mendalam yang penuh makna. Biasanya topik yang diperbincangkan mengenai hal yang paling penting dalam hidup seseorang. Dari hal itu, kita bisa saling berbagi pengalaman yang positif.

Dalam proses tersebut, kita bisa memperoleh beragam pembelajaran. Deep talk menjadi salah satu aktivitas untuk belajar dari pengalaman orang lain secara mendalam. Hal tersebut bisa dijadikan sebagai acuan dalam memaknai kehidupan.

Verified Writer

Izah Cahya

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya