TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Patut Dicoba, 9 Kebiasaan Orang Skandinavia yang Bikin Bahagia

Ternyata orang Skandinavia juga hobi rebahan lho!

unsplash.com/Antonino Visalli

Negara-negara Skandinavian seperti Norwegia, Finlandia, Islandia, Denmark, dan beberapa negara lainnya dikenal sebagai negara paling ideal dalam segala hal. Kenapa begitu? Dalam banyak daftar, negara Skandinavian selalu berada di ututan teratas. Mulai dari negara dengan penduduk paling bahagia, negara dengan pendidikan terbaik di dunia, kesetaraan gender, atau fasilitas kesehatan terbaik.

Dilansir brightside.me, usut punya usut, semua prestasi ini didapatkan bukan hanya karena pemerintahnya yang bijak dan adil, tapi juga kebiasaan penduduknya. Hmm, jadi penasaran deh, kira-kira seperti apa sih kebiasaan mereka sehari-hari? Yuk, cari tahu bareng-bareng!

1. Orang Skandinavian lebih suka memasak menggunakan mentega 

unsplash.com/Sorin Gheorghita

Minyak goreng jadi salah satu produk yang harus selalu ada di dapur kita. Tapi di rumah orang Skandinavian, kamu mungkin akan kesulitan menemukan botol minyak goreng di dapur mereka. Orang Skandinavian tidak suka menggunakan minyak goreng saat memasak, sebagai gantinya mereka akan menggunakan mentega dalam setiap masakannya.

Mentega bukan hanya bisa membuat rasa masakan jadi lebih gurih, tapi juga mengandung lemak susu yang baik untuk menurunkan risiko obesitas.

2. Mereka juga sering menghabiskan banyak waktu di sauna 

rove.me

Jika kebanyakan perempuan di dunia menghabiskan banyak waktu di salon untuk merawat diri, perempuan di Finlandia lebih memilih menghabiskan waktunya di sauna. Sauna adalah bagian dari budaya Finlandia, dan beberapa negara Skandinavian lainnya, sekaligus juga menjadi rahasia tubuh sehat mereka.

Ini karena dengan menghabiskan waktu di sauna, dapat membuat kita berkeringat dan menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh. Manfaat lainnya adalah tubuh jadi lebih rileks, mengurangi stres, dan membuat kualitas tidur jadi lebih baik setelahnya. Dengan segudang manfaatnya, enggak heran kalau orang Skandinavia rela menghabiskan waktunya di tempat sauna.

Baca Juga: 6 Persepsi Salah tentang Skandinavia yang Harus Diketahui

3. Rutin berolahraga bahkan di musim dingin sekalipun 

unsplash.com/Matthieu Pétiard

Tidak seperti Indonesia yang diberkahi dengan sinar matahari sepanjang tahun, kebanyakan negara Skandinavia seperti Norwegia, atau Denmark menghabiskan hampir sembilan bulan terperangkap dalam suhu menggigit. Hebatnya, suhu drop tidak lantas membuat mereka bermalas-malasan sepanjang hari.

Sebaliknya, orang-orang menjalankan aktivitas seperti biasa bahkan tetap rajin berolahraga meski itu hanya bisa dilakukan dirumah. Tidak jarang orang Skandinavia pergi ke kantor dengan sepeda atau memanfaatkan salju yang menumpuk untuk bermain ski. Buat mereka, tidak ada cuaca yang buruk, yang ada hanya cara berpakaian yang salah.

4. Berkerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja 

unsplash.com/Brooke Cagle

Di negara Asia seperti Jepang dan Korea Selatan, kerja lembur sampai malam hari adalah hal yang biasa. Kebalikannya justru terjadi di negara Skandinavia dan sejumlah negara Eropa lainnya. Di negara-negara ini jam kerja dimulai pada pukul 07.00 dan berakhir pada pukul 15.00, atau masuk pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 16.00.

Anehnya di negara Skandinavia, karyawan yang sering lembur justru dianggap kurang baik oleh atasan. Alih-alih memuji, para bos di sana akan beranggapan karyawan tersebut tidak dapat mengelola pekerjaan dengan baik hingga keteteran dan terpaksa lembur sampai malam.

5. Makan siang lebih banyak dibanding makan malam 

unsplash.com/Louis Hansel

Bagi orang Swedia dan Norwegia, makan siang jauh lebih penting ketimbang makan malam. Di dua negara ini, makan siang disebut Middag dan dilakukan sekitar jam 4 atau 5 sore. Karena Middag ini penting, menunya pun enggak main-main. Biasanya menu makan siang sendiri terdiri dari kentang, ikan, daging, dan makanan kaya protein plus karbohidrat dalam porsi yang cukup banyak.

Nah, setelah makan siang jam 4 sore, orang-orang ini baru akan makan lagi jam 9 malam. Berbeda dengan Middag tadi, menu makan malam biasanya terdiri dari makanan ringan seperti roti isi atau salad dengan porsi yang lebih sedikit.

6.  Lebih memilih masakan rumahan ketimbang restoran

alt.dk

Selain mengatur waktu makam, mereka juga memperhatikan makanan apa saja yang masuk ke perutnya. Kebanyakan orang Skandinavia tidak terlalu sering makan di restoran, dan lebih memilih memasak sendiri di rumah. Makanan yang dikonsumsi pun sangat sehat, meliputi ikan, banyak sayuran, dan biji-bijian.

Dibandingkan roti putih, penduduk Denmark lebih suka mengkonsumsi roti gandum tanpa gula dan minyak yang dikenal dengan nama Rugbrød. Orang Islandia lebih sering mengkonsumsi ikan ketimbang daging sapi, kalau pun makan daging, biasanya mereka lebih memilih daging domba.

Sedangkan orang Norwegia rajin mengkonsumsi mengkonsumsi Skyr, sejenis yogurt yang kaya protein dan rendah lemak.

7. Berteman dengan alam

unsplash.com/Holly Mandarich

Jika suhu super dingin saja tidak menghalangi Skandinavian untuk olahraga, maka kamu bisa membayangkan betapa aktifnya mereka saat musim panas tiba. Seolah tidak ingin menyia-nyiakan sinar matahari, orang-orang ini akan memanfaatkan banyak waktunya untuk melakukan aktifitas fisik di luar ruangan.

Mulai dari jalan-jalan di taman, bersepeda, berenang, main sepatu roda, hiking atau menjelajah hutan. Di Norwegia, anak-anak dibiasakan untuk mencintai alam sejak kecil dengan memasukkan mereka ke sekolah alam dan belajar di alam bebas.

8. Menyempatkan waktu untuk santai dan bersosialisasi 

eventland.eu

Kapan pun orang Swedia merasa stres atau lelah bekerja, mereka akan menghubungi teman-temannya untuk ngopi bareng yang dikenal dengan istilah Fika. Tidak seperti kebanyakan pekerja yang minum kopi dari gelas kertas lalu kembali tenggelam dalam tumpukan pekerjaan, orang Swedia akan menghabiskan waktu di kedai kopi selama 30 hingga 60 menit bersama teman-temannya. Buat mereka, kebiasaan Fika ini adalah 'ritual sakral' yang tidak boleh ditinggalkan begitu saja.

Baca Juga: 10 Fakta Unik Vanuatu, Negara Paling Bahagia Ke-4 di Dunia

Verified Writer

Siti Marliah

Find me on 📷 : instagram.com/sayalia

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya