ilustrasi seseorang menggunakan handphone (pexels.com/towfiqubarbhuiya)
Clicktivism bisa memberikan dampak ketika dukungan online berhasil membuat suatu isu lebih dikenal, mengumpulkan banyak orang, atau mendorong pihak yang berkepentingan untuk merespons. Di Indonesia, salah satu bentuk yang mudah ditemukan adalah petisi online yang digunakan masyarakat untuk menyampaikan tuntutan atau dukungan terhadap berbagai isu.
Namun, banyaknya tanda tangan atau unggahan yang viral gak otomatis berarti suatu tuntutan akan terpenuhi. Dampak clicktivism bergantung pada isu yang diangkat, pihak yang dituju, serta apakah dukungan di internet kemudian diikuti komunikasi atau tindakan lain. Karena itu, satu klik bisa menjadi bagian dari sebuah gerakan, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasilnya.
“Petisi dapat membantu mendorong perdebatan di antara berbagai organisasi. Petisi ini kembali menguatkan komitmen kami untuk bekerja sama menemukan solusi dengan cepat,” ujar Peter Stokes, Wakil Direktur Operasional Kernow CCG, dikutip dari The Guardian.
Pada akhirnya, clicktivism gak selalu berhenti pada satu klik atau tanda tangan digital. Beberapa contoh menunjukkan bahwa aktivitas online dapat menjadi bagian dari kampanye yang kemudian berlanjut ke komunikasi atau tindakan di dunia nyata.