Menulis jurnal sering disalahartikan sebagai aktivitas yang isinya hanya keluhan, luapan emosi, atau cerita sedih yang panjang. Padahal, menulis jurnal justru dekat dengan hal-hal yang sering ditemui sehari-hari. Banyak orang tertarik mulai menulis jurnal karena ingin hidup terasa lebih rapi, bukan karena ingin menganalisis diri.
Jurnal tidak harus berisi perasaan terdalam atau renungan panjang yang melelahkan. Justru, jurnal bisa diisi dengan hal sederhana yang sering luput dicatat. Ketika pemahaman tentang isi jurnal diperluas, menulis jurnal menjadi kebiasaan yang lebih mudah dijalani. Berikut beberapa contoh isi jurnal yang jarang disadari berguna, selain sekadar curhat.
