Comscore Tracker

6 Cara Memberantas Bibit Korupsi dalam Diri Sendiri!

Ingin Indonesia bebas korupsi? Yuk mulai dari diri sendiri!

Ketika membicarakan mengenai korupsi, kita cenderung membayangkan para pejabat beserta segala kemewahannya. Padahal, korupsi tak terbatas hanya dalam lingkup orang yang memiliki kuasa saja. Tanpa disadari, kita pun pernah melakukannya.

Contoh sederhananya adalah saat kita sudah mulai menginjak pedal gas kendaraan padahal lampu lalu lintas masih berwarna merah. Di dunia akademis pun, korupsi juga sering dijumpai, seperti sikap mencontek dan menitipkan absen pada teman.

Kamu tentu nggak mau kan bibit-bibit korupsi tersebut tumbuh subur dalam dirimu? Untuk mencegahnya, yuk lakukan lima hal di bawah ini!

1. Membiasakan diri untuk bersikap jujur dan berintegritas

6 Cara Memberantas Bibit Korupsi dalam Diri Sendiri!pixabay.com/Free-Photos

Apakah kamu bersikap jujur dan tertib menaati aturan hanya ketika ada orang yang mengawasi? Jika iya, tampaknya kamu perlu menumbuhkan jiwa integritas dalam dirimu. Ketika kamu memiliki jiwa integritas, kamu akan selalu bersikap jujur dan menaati aturan yang ada walaupun tak ada orang yang sedang mengawasimu.

Hal ini terjadi lantaran begitu kuatnya bisikan dari hati kecilmu untuk bertindak sesuai aturan yang berlaku, sehingga kamu akan merasa bersalah jika melanggarnya.

2. Menjadi diri sendiri alias apa adanya

6 Cara Memberantas Bibit Korupsi dalam Diri Sendiri!pexels.com/Bruce Mars

Dengan semakin mutakhirnya teknologi, kita dimudahkan untuk mengetahui kehidupan orang lain, tak terkecuali kehidupan mewah para pesohor dunia yang berlimpah pujian dan sanjungan. Tak bisa dipungkiri jika hal ini membuat kita merasa ingin menjadi seperti mereka. Apabila tak disikapi secara bijak, kita akan terdorong untuk mengikuti gaya hidup mereka padahal kondisi finansial belum memungkinkan. Hal ini akan menimbulkan ketimpangan antara ideal self dan real self.

Jika kita tak bisa mengendalikan dorongan untuk menjadi seperti mereka, bukan tidak mungkin kita menjadi halu dengan mengarang cerita-cerita agar mendapat pujian dari orang lain. Akibatnya, kita akan terdorong mewujudkan khayalan tersebut melalui jalan pintas yang merugikan sesama. 

Oleh karena itu, ada baiknya jika kita tetap menjadi diri sendiri. Mengembangkan diri memang baik adanya, tapi bukan untuk menjadi seperti orang lain melainkan menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Dengan demikian, marilah kita menyikapi posting-an para pesohor secara bijak, yaitu sebagai motivasi kita dalam berjuang meraih impian. 

Baca Juga: 5 Tips Penting Agar Kamu Bisa Fokus Pada Kelebihan Diri

3. Berlatih untuk menerima dan menjalankan konsekuensi dengan lapang dada

6 Cara Memberantas Bibit Korupsi dalam Diri Sendiri!pixabay.com/DanaTentis

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Untuk menebusnya, terdapat konsekuensi yang perlu diterima. Ketika kita lari dari konsekuensi tersebut, kita tak akan belajar apapun dari kesalahan yang kita lakukan. Akibatnya, kita akan melakukan kesalahan atau pelanggaran yang lebih besar lagi. Jika diteruskan, bukan tidak mungkin hal ini dapat berujung pada tindakan korupsi yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

Oleh karena itu, yuk mulai sekarang kita berlatih untuk bertanggung jawab atas segala perbuatan kita. Melalui sikap menerima konsekuensi dengan lapang dada, kita akan belajar untuk tak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.

4. Disiplin pada diri sendiri

6 Cara Memberantas Bibit Korupsi dalam Diri Sendiri!pixabay.com/StockSnap

Salah satu hal yang tampaknya sederhana, namun merupakan bibit korupsi adalah 'mencuri' waktu. Rasanya kita semua pernah melakukannya. Jika ditelusuri, hal ini bisa disebabkan oleh sikap menggampangkan situasi dan kurang disiplin pada diri sendiri.

Akibatnya, kita berpikir "Ahh.. Gak apa-apa menerobos lampu merah, palingan juga gak ada yang lewat, kalau berhenti bisa terlambat aku". Padahal, hal ini jelas-jelas membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, jika dibiarkan saja, kecurangan yang tampaknya sederhana ini akan menuntun kita pada kecurangan-kecurangan lain yang jauh lebih besar.

Oleh karena itu, yuk bersikap lebih disiplin terhadap diri sendiri. Apabila kamu memang terburu-buru, ada baiknya memulai perjalanan beberapa menit lebih awal.

5. Peduli pada orang sekitar

6 Cara Memberantas Bibit Korupsi dalam Diri Sendiri!pixabay.com/skeeze

Sikap lain yang perlu ditanamkan agar kita dapat membasmi bibit-bibit korupsi dalam diri adalah dengan cara mempedulikan orang sekitar. Ketika kita mampu membantu orang yang sedang kesusahan atau sekadar menemaninya, tumbuh kebahagiaan tersendiri di dalam hati. Kita akan belajar bahwa uang bukanlah tujuan kita.

Tujuan hidup kita adalah untuk menciptakan kebahagiaan bersama dan uang merupakan salah satu alatnya. Misalnya, dengan mengajak keluarga berlibur atau memberi sumbangan pada mereka yang terkena bencana alam.

6. Membiasakan diri untuk bersyukur

6 Cara Memberantas Bibit Korupsi dalam Diri Sendiri!pixabay.com/4653867

Adalah hal yang wajar jika kita sebagai manusia memiliki dorongan untuk terus berkembang dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satunya dalam aspek finansial. Ya, supaya dapat hidup nyaman. Bukankah hal tersebut merupakan salah satu motivasi terbesar kita untuk berjuang meraih impian?

Meski demikian, jangan sampai hal ini berlanjut menjadi serakah ya. Untuk mencegahnya, kamu bisa mulai membiasakan diri untuk bersyukur atas segala hal yang telah dianugerahkan Tuhan padamu. Kamu juga bisa melihat kehidupan orang-orang yang sangat berjuang untuk sekadar mencukupi kebutuhannya. Tak hanya membuatmu merasa bersyukur, hal ini juga akan meningkatkan kepedulianmu pada sesama, sehingga terhindar dari keserakahan.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membasmi bibit korupsi dalam diri sendiri. Demi kebaikan diri dan sesama, yuk praktikkan kelima hal di atas! Selamat Hari Anti Korupsi sedunia!

Baca Juga: 5 Perbedaan Antara Rendah Hati dengan Rendah Diri, Kamu yang Mana?

Athanasia Dianri Photo Verified Writer Athanasia Dianri

Good vibes, good life

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya