sampul Wide Sargasso Sea (amazon.com)
Wide Sargasso Sea merupakan prekuel dari novel Jane Eyre yang ditulis oleh Charlotte Bronte. Dalam novel Jane Eyre terdapat tokoh bernama Bertha Mason, istri pertama dari Edward Rochester yang disembunyikan dalam loteng karena dianggap gila dan berbahaya. Bertha Mason sering dianggap antagonis dalam novel ini.
Namun, dalam novel Wide Sargasso Sea, Bertha Mason yang diubah namanya menjadi Antoinette Cosway diceritakan dengan sangat berbeda. Ia merupakan perempuan kreol yang bukan sepenuhnya Eropa, ditolak kelompok kulit putih dan kulit hitam. Hal ini membuatnya terjebak dalam keterasingan rasial dan kultural.
Pernikahannya dengan Edward Rochester bukan relasi cinta, melainkan transaksi kolonial yang sarat akan kuasa dan penaklukan. Secara tematis, Wide Sargasso Sea mengkritik patriarki dan kolonialisme. Jean Rhys menentang bahwa kegilaan Antoinette bukan bawaan, melainkan hasil kekerasan struktural. Novel ini menjadi salah satu karya sastra penting dalam feminis dan pasca-kolonial.
Buku fiksi yang ditulis dari sudut pandang antagonis bukan untuk menormalisasi tindak kejahatan, namun mengajak pembaca untuk lebih kritis. Sastra membuka ruang untuk memahami bagaimana kekerasan, kegilaan, dan penyimpangan sering kali lahir dari trauma, struktur sosial yang timpang, dan relasi kuasa. Sudut pandang ini menyingkap bagaimana seseorang dibentuk dan kemudian distigmatisasi melalui cerita.