Menghadapi bullying acap kali dianggap sebagai persoalan keberanian. Ketika seseorang mendapat perlakuan buruk, tidak sedikit orang yang menyarankan agar ia segera melawan atau menegur pelakunya secara langsung. Bahkan, memilih diam terkadang dianggap sebagai tanda kelemahan atau ketidakmampuan membela diri.
Padahal, situasi bullying tidak selalu sesederhana itu. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum seseorang memutuskan untuk menghadapi pelaku secara langsung. Dalam beberapa keadaan, konfrontasi justru bisa memperburuk situasi, terutama jika pelaku memiliki kekuasaan atau pengaruh lebih besar. Karena itu, bullying tidak harus dihadapi dengan konfrontasi. Berikut beberapa alasan mengapa memilih cara lain juga bisa menjadi keputusan yang tepat.
