Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Atur THR saat Jumlahnya Lebih Kecil dari Tahun Lalu

5 Cara Atur THR saat Jumlahnya Lebih Kecil dari Tahun Lalu
ilustrasi THR (pexels.com/Defrino Maasy)
Intinya Sih
  • Artikel membahas strategi mengatur THR yang menurun dibanding tahun sebelumnya, dengan fokus pada prioritas kebutuhan pokok dan penghematan saat menyambut Lebaran.
  • Ditekankan pentingnya menyesuaikan bujet belanja, terutama untuk pakaian dan logistik, agar tetap bisa memenuhi kebutuhan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan pribadi.
  • Saran tambahan mencakup pengurangan kue kering, pembatasan oleh-oleh serta salam tempel saat mudik, demi menjaga keseimbangan antara tradisi dan kondisi finansial terkini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

1. THR lebih dari 50 persen tahun kemarin bisa belanja sedikit pakaian

beli pakaian baru
ilustrasi beli pakaian baru (pexels.com/PNW Production)

2. Pas 50 persen mending difokuskan untuk pengamanan logistik

beras
ilustrasi beras (pexels.com/Justin Brinkhoff)

Bagaimana kalau penurunan tunjangan hari rayamu lebih ekstrem? Misalnya, sampai setengah dari tahun lalu. Realitas ini pasti bikin syok. Lebaran tahun kemarin THR 2 juta rupiah, sekarang cuma 1 juta rupiah.

Tambah miris apabila THR tahun lalu hanya 1 juta rupiah. Berarti Idulfitri kali ini kamu cuma bawa pulang tunjangan 500 ribu rupiah. Sama-sama THR berkurang 50 persen, tapi sisanya menjadi terasa kian tak berarti.

Bila tunjangan hari raya tinggal segitu sebaiknya dipakai buat pemenuhan logistik saja. Terutama untukmu yang akan menyambut banyak tamu di rumah. Buat bikin ketupat, rendang, sambal goreng, opor, dan sebagainya juga butuh belanja banyak. Kalaupun nantinya ada sedikit kelebihan uang bisa ditabung.

3. Di bawah 50 persen tahun lalu langsung ditabung saja

menyimpan uang
ilustrasi menyimpan uang (pexels.com/www.kaboompics.com)

Misalnya, tahun lalu kamu dapat THR 2 juta rupiah. Tahun ini berkurang 200 ribu rupiah menjadi 1,8 juta rupiah. Meski menyusut, dengan jumlah segitu dirimu masih bisa berbelanja pakaian.

Namun, tentu gak seleluasa jelang Lebaran tahun kemarin. Ada beberapa alternatif. Jumlah pakaiannya yang dikurangi atau pandai-pandai memilih merek dan toko biar kamu memperoleh harga miring.

Tetapkan bujet belanja pakaian lebih rendah dari tahun lalu. Sebab kebutuhanmu bukan cuma itu. Semisal tahun kemarin pos belanja pakaian 1 juta rupiah untuk sekeluarga, sekarang 600 ribu bahkan 500 ribu saja. Pakaian lebih awet daripada kebutuhan Lebaran lainnya. Baju tahun lalu pasti masih banyak yang pantas dikenakan kembali.

Ini yang paling tragis. Tunjangan hari rayamu hampir tidak bersisa. Pemotongannya besar sekali hingga melebihi 50 persen. Uang masuk di rekeningmu di luar gaji cuma 500 sampai 800 ribu rupian.

Masih dengan contoh THR tahun lalu 2 juta rupiah. Uang segitu sayang untuk dibelikan pakaian baru. Bisa langsung ludes semuanya. Sementara buat menambah logistik sebenarnya masih mungkin.

Akan tetapi, jika untuk keperluan tersebut dapat tercukupi dari gaji pokok, THR biarkan utuh-utuh di rekening saja. Kamu bakal lebih tenang karena memiliki tambahan simpanan. Kalaupun suatu saat uang itu akan dipakai, bisa untuk kebutuhan lain seperti belanja perlengkapan sekolah anak.

4. Minimalkan kue-kue kering untuk suguhan

kue kering
ilustrasi kue kering (pexels.com/Meggy Kadam Aryanto)

Idulfitri identik dengan kue kering baik buat hampers maupun suguhan tamu. Enak memang, tetapi harganya lumayan dibandingkan rata-rata biskuit kaleng yang dijual di minimarket. Satu stoples nastar atau kastengel umumnya paling murah 50 ribu rupiah.

Wadahnya gak terlalu besar. Dengan uang yang sama, kamu dapat memperoleh 2 hingga 3 kaleng biskuit minimarket. Opsi kudapan yang lebih terjangkau sekaligus tidak membosankan di hari raya misalnya, kacang atom, kacang kulit, dan aneka keripik.

Semuanya bisa dibeli secara kiloan dan tinggal dimasukkan ke stoples. Dapat pula dirimu bikin gorengan seperti mendoan, pisang goreng, atau tahu isi. Repot sedikit, tapi jauh lebih irit serta tamu gak bosan.

5. Bila mudik, pangkas oleh-oleh dan salam tempel

mengepak oleh-oleh
ilustrasi mengepak oleh-oleh (pexels.com/www.kaboompics.com)

Harapan banyak orang, uang THR bisa buat mudik dengan menyenangkan. Tiket sekeluarga terbeli, bawa oleh-oleh yang cukup untuk keluarga di kampung halaman, plus membagikan salam tempel. Ketika tunjangan hari rayamu sebesar tahun lalu, salam tempelmu minim 10 atau 20 ribu rupiah.

Berhubung sekarang THR dikurangi, isi amplop pun sebaiknya mengikuti. Setiap nominal diturunkan setengah dari tahun lalu. Katakan saja THR berkurang sehingga kamu gak bisa kasih sebanyak biasanya. Tentang oleh-oleh, boleh jadi kamu merasa tak enak bila datang dengan tangan kosong.

Oleh-oleh gak harus mahal. Sesimpel 1 atau 2 kardus mi instan saja pasti bermanfaat. Setelah kalian berpuasa sebulan penuh dan tak menyantapnya pasti ingin merasakannya beramai-ramai. Apalagi kalian sudah capek seharian menerima tamu. Malam-malam enak sekali menyantap mi instan pedas sambil bersantai.

Penurunan THR sering kali pengaruh dari keuangan perusahaan yang kurang baik. Meski menyedihkan, masih lebih baik tunjangan hari raya yang dipotong daripada gaji. Atur saja uang yang ada agar tetap cukup buat memenuhi berbagai kebutuhan Lebaran atau ditabung saja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us