Pernah gak sih kamu merasa tertinggal soal ibadah, lalu rasa bersalah itu diam-diam mengganggu hari-harimu? Setiap lihat orang lain terlihat lebih rajin, hati langsung membandingkan diri sendiri. Niat ingin memperbaiki diri ada, tapi yang muncul justru overthinking dan menyalahkan diri. Kalau dibiarkan, religious guilt seperti ini bisa menggerus kesehatan mental spiritual kamu.
Rasa bersalah sebenarnya tanda bahwa kamu peduli dan masih punya kesadaran. Sayangnya, kalau porsinya berlebihan, motivasi ibadah justru berubah jadi tekanan. Kamu jadi beribadah karena takut, bukan karena ingin bertumbuh. Yuk simak lima cara atasi rasa bersalah supaya langkahmu lebih ringan dan tetap hangat.
