Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Cara Mengelabui Maling biar Gak Masuk Rumah

pencuri
ilustrasi pencuri (pexels.com/Anna Shvets)
Intinya sih...
  • Menyalakan semua lampu seterang mungkin untuk mengelabui maling agar tidak masuk rumah
  • Meletakkan lebih banyak alas kaki di luar untuk membuat maling berpikir ulang sebelum mencoba masuk
  • Menyetel sumber suara seperti televisi agar terdengar ada orang yang terjaga di dalam rumah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pencurian di rumah-rumah masih menjadi cerita lama yang perlu diwaspadai. Walaupun pencurian begini cenderung berkurang seiring kian banyaknya penggunaan CCTV, bukan tidak mungkin menyasar lingkungan tempat tinggalmu. Apalagi jika dirimu menempati perumahan yang warganya masih sedikit.

Pemasangan CCTV penting, tapi sering kali tidak bisa mencegah maling beraksi. CCTV hanya merekam kejadiannya agar ada barang bukti kalau terjadi sesuatu. Tentu yang lebih utama ialah mencegah pencuri memasuki rumahmu.

Bagus bila ada pagar dan tembok keliling yang tinggi. Itu bisa mempersulit orang jahat mengakses pintu serta jendela rumah. Namun, ada juga enam cara mengelabui maling biar gak masuk rumah. Ini dapat menjadi trik murah selagi dirimu belum punya dana lebih buat meningkatkan keamanan hunian.

1. Menyalakan semua lampu seterang mungkin

bagian dalam rumah
ilustrasi bagian dalam rumah (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Ini memang tidak hemat energi. Akan tetapi, cara ini dapat dilakukan daripada keselamatanmu terancam. Toh, tidak selamanya semua lampu di rumahmu akan dinyalakan. Begitu pagi datang jelas seluruh lampu dapat dimatikan.

Juga kelak setelah pengamanan di lingkungan tempat tinggalmu lebih baik. Seperti telah terdapat satpam sif pagi dan malam. Dengan semua lampu terus menyala sejak sore hingga pagi, orang di luar tak dapat memperkirakan jam tidur penghuni rumah.

Terlalu berisiko buat mereka nekat masuk. Beda dengan bila lampu mati setiap sekitar pukul 22.00, misalnya. Bahkan orang gampang menandai posisi kamar tidur dari lampu yang mati di jam-jam tertentu.

2. Meletakkan lebih banyak alas kaki di luar

sandal jepit
ilustrasi sandal jepit (pexels.com/Madi WCF)

Ini tipuan receh, tapi cukup buat bikin orang berpikir ulang untuk mencoba masuk ke rumahmu. Pencuri sangat mungkin berusaha menghitung jumlah penghuni rumah untuk mengukur risiko bila ia masuk. Tambah banyak penghuni rumah, tambah kecil nyalinya.

Maka dari itu, dirimu yang sebenarnya tinggal sendirian cocok menerapkan cara ini. Namun, pastikan alas kaki yang dipajang tidak tampak mahal atau terlalu baru. Cukup beberapa pasang sandal yang terlihat sudah kerap dipakai.

Ukurannya pun beragam. Bila dirimu perempuan dengan ukuran kaki mungil, siapkan sandal kira-kira cocok buat cowok dengan tubuh tinggi besar. Penataannya di teras depan dan belakang juga jangan terlalu rapi. Biarkan agak berantakan supaya tampak lebih alami.

3. Menyetel sumber suara seperti televisi

televisi menyala
ilustrasi televisi menyala (pexels.com/Gerdiephotography)

Sama seperti lampu yang dinyalakan sepanjang malam, siasat ini juga kurang bersahabat untuk lingkungan. Akan tetapi, apa boleh buat jika terpaksa? Sumber suara seperti televisi atau pemutar musik kerap diartikan sebagai masih ada orang yang terjaga.

Apalagi bila saluran yang disetel berita, film, atau pertandingan olahraga. Tak sedikit orang yang mau bergadang demi menikmatinya. Maling yang hendak memasuki rumahmu pada dini hari akan mengurungkan niatnya.

Akan tetapi, mengingat mayoritas tetangga sudah terlelap, volumenya jangan keras-keras. Apalagi suasana semalam itu telah lengang. Atur volumenya sekadar cukup sampai sedikit terdengar dari luar meski kata-katanya tidak jelas.

4. Menaruh benda-benda yang mudah berbunyi di dekat pintu dan jendela

alat makan
ilustrasi alat makan (pexels.comAS Photography)

Tidak masalah kamu tak punya alarm canggih yang dapat langsung mendeteksi usaha pencuri membobol pintu atau jendela. Perlengkapan di rumah juga dapat mengirimkan bunyi agar kamu lekas terjaga bila ada pencuri masuk. Misalnya, perlengkapan makan, galon kosong, dan meja atau kursi.

Tempatkan barang-barang tersebut di dekat pintu dan bagian bawah jendela. Begitu ada pencuri hendak melewati ambang pintu malah ia menginjak piring. Terdengar suara keras. Begitu pula pencuri yang mencongkel jendela dan masuk.

Kakinya langsung mengenai galon kosong dan terguling keras di lantai. Kamu bakal terbangun. Dirimu dapat langsung menelepon bantuan atau berteriak kencang dari kamar. Pastikan kamarmu terkunci supaya pencuri yang panik gak malah menyerangmu.

5. Kamar yang jendelanya belum berterali jadi gudang dan kunci

mengunci pintu
ilustrasi mengunci pintu (pexels.com/MART PRODUCTION)

Terali pada jendela memang menambah keamanan. Pencuri menjadi tidak bisa dengan mudah melalui jendela. Hanya saja, memasang terali yang kokoh tentu butuh biaya. Jika dana terbatas, biasanya hanya jendela bagian depan yang diberi terali duluan.

Pertimbangannya, bagian depan rumah kerap dilewati banyak orang. Mungkin bukan cuma tetangga yang dikenal olehmu sehingga lebih rawan. Namun, bukan berarti bahaya tidak dapat datang dari arah belakang rumah.

Terlebih jika bagian belakang rumah cenderung gelap. Seperti hanya ada kebun kosong. Ini memudahkan pencuri mengakses rumahmu. Oleh sebab itu, kamar yang belum ada teralinya jangan dipakai tidur. Gunakan untuk menyimpan barang yang kurang penting saja atau kosong sekalian.

Lalu kunci dari luar. Tentu pencuri yang tidak menemukan barang berharga di sana bisa berusaha menjebol kunci kamar untuk masuk ke ruang tengah atau kamar lain. Namun, ia pasti berpikir ulang soal waktu serta kegaduhan yang akan ditimbulkan.

6. Menyebar bunga tabur makam di depan pintu dan jendela

bunga
ilustrasi bunga (pexels.com<Sucipta Mahendra)

Cara berikutnya barangkali terdengar sangat absurd. Akan tetapi, ada penjelasan yang cukup masuk akal. Kamu memang sudah gak percaya takhayul. Namun, masih banyak masyarakat yang memercayainya atau merasa takut terhadap hantu.

Saat pencuri melihat bunga tabur yang kerap digunakan buat berziarah atau melakukan ritual tertentu, boleh jadi nyalinya ciut. Dari jauh saja, bunga di lantai depan pintu serta jendela telah tampak menakutkan. Ditambah wanginya di tengah malam yang berangin pasti bikin merinding.

Kamu dapat dikira punya ilmu atau guru spiritual khusus yang memagari rumahmu dari kejahatan. Siapa pun yang nekat masuk boleh jadi celaka. Pencuri pun memilih pulang dengan tangan kosong.

Maling tentu punya banyak akal dan keberanian buat menyatroni rumah. Sering kali mereka juga beraksi dengan teman dan bukan pertama kali melakukan pencurian. Meski begitu, tak ada salahnya mencoba enam cara mengelabui maling biar gak masuk rumah. Ingat, kamu harus selalu waspada!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More

10 Inspirasi OOTD Valentine ala Member Hearts2Hearts, Menawan!

12 Feb 2026, 21:03 WIBLife