Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Cara Self Care Sederhana di Tengah Kesibukan Lebaran
ilustrasi bahagia (pexels.com/Matthias Cooper)
  • Artikel menekankan pentingnya menjaga kesejahteraan diri melalui self care, bahkan di tengah kesibukan Lebaran yang sering membuat tubuh dan emosi mudah lelah.
  • Dianjurkan untuk tetap istirahat cukup, berolahraga ringan, serta mempertahankan rutinitas kecil agar tubuh dan pikiran tetap seimbang selama momen Idulfitri.
  • Menjaga pola makan sehat, mengatur waktu pekerjaan rumah tangga, dan melakukan perawatan tubuh sederhana menjadi langkah praktis agar tetap segar dan percaya diri saat Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan self care? Self care atau usaha sadar untuk membuat diri sendiri lebih sejahtera dan nyaman seharusnya dilakukan kapan pun. Tidak hanya sebulan sekali, misalnya.

Self care juga meliputi banyak aspek dari fisik sampai psikis. Bila diri sendiri kurang diperhatikan pasti nanti timbul masalah. Paling terasa ialah menurunnya kesehatan. Kemudian penampilan yang tahu-tahu saja kehilangan daya tarik.

Secara emosi juga terdampak. Perasaanmu bisa gak stabil. Dirimu lebih mudah bad mood sampai kesal pada semua orang. Termasuk di tengah kesibukan Lebaran nanti, kamu sebaiknya tidak lupa untuk tetap memprioritaskan kesejahteraan diri dengan cara berikut.

1. Gak memaksa diri bergadang terus demi ngobrol sama saudara

ilustrasi mengobrol (pexels.com/SHVETS production)

Ngobrol sama saudara-saudara saat kumpul Lebaran memang menyenangkan. Tambah lama kalian gak bertemu tambah banyak hal yang ingin diceritakan. Ada juga rasa tidak enak kalau dirimu ingin meninggalkan ruang tengah atau ruang tamu.

Takutnya kamu dianggap tidak ramah. Akan tetapi, tubuh tetap perlu beristirahat. Apalagi 10 hari terakhir di bulan Ramadan biasanya sangat berat. Kondisi kesehatan telah menurun plus banyak daerah mendadak sangat panas di siang hari.

Kamu barangkali juga menempuh perjalanan mudik yang jauh. Maksimal bergadang satu malam saja saat dirimu sangat antusias baru berjumpa saudara-saudara. Setelah itu usahakan untuk tidur tak terlalu malam.

2. Selama Ramadan stop olahraga, yuk mulai lagi meski cuma 30 menit

ilustrasi lari pagi (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Tidak banyak orang yang tetap berolahraga selama bulan Ramadan. Faktor tubuh yang lebih gampang capek dan lemas menjadi penghalang terbesar. Juga padatnya kegiatan selama bulan puasa.

Dari bekerja, bukber, beribadah di rumah, dan sebagainya. Setelah Idulfitri tiba, kamu bisa mulai lagi untuk berolahraga. Ini juga bentuk self care karena penting buat kesehatanmu.

Namun, berhubung kesibukan Lebaran juga tinggi gak usah olahraga berat atau terlalu lama. Terpenting kamu bergerak aktif saja. Cukup 30 menit di pagi hari, misalnya. Kamu bisa jalan kaki atau berlari di sekitar kompleks sebelum kesibukan khas hari raya kembali dimulai.

3. Tetap lakukan rutinitas kecil yang membuatmu lebih siap beraktivitas

ilustrasi minum teh (pexels.com/Gốm sứ Cương Duyên)

Ketika berbagai acara Idulfitri di rumah sangat padat, rutinitas kecil sering kali paling cepat dilupakan. Padahal, melakukannya sangat penting untuk membuatmu lebih siap memulai hari. Contohnya, kamu terbiasa ngeteh di pagi hari.

Pokoknya, dirimu bangun tidur langsung minum air putih. Kemudian memanaskan air buat bikin teh sembari dirimu mencuci wajah. Kalau selama kumpul Lebaran kamu gak minum teh sepagi biasanya pasti rasanya ada yang kurang.

Walaupun dirimu coba mengabaikannya, bisa bikin tidak tenang sepanjang hari. Lakukan apa pun rutinitas kecil harianmu sebelum rumah terlampau ramai serta berbagai agenda sangat rapat.

4. Atur waktu mengerjakan tugas rumah tangga

ilustrasi memeras pakaian (pexels.com/Teona Swift)

Dibandingkan libur Lebaran, pekerjaan rumah tangga jauh lebih simpel saat Ramadan. Sementara ketika kumpul keluarga dalam rangka Idulfitri, tugas domestik seakan-akan tak ada habisnya. Terutama yang berkaitan dengan menyiapkan makanan.

Juga mencuci pakaian karena saking banyaknya orang yang menginap di rumah. Hindari kamu seperti dikalahkan oleh tumpukan pekerjaan rumah tersebut. Tetaplah memegang kendali dengan mengatur waktu pengerjaan setiapnya.

Misal, mencuci pakaian cuma di pagi hari. Semua orang mesti disiplin mandi pagi agar pakaian kotor dapat langsung dicuci. Tidak perlu kamu sebentar-sebentar mencuci pakaian sekalipun ada mesin cuci. Capek dan jenuhnya akan luar biasa.

5. Makan makanan bernutrisi seimbang dan jangan minum manis terus

ilustrasi nasi goreng dan air putih (pexels.com/Jb Moordiana)

Kesehatanmu mudah sekali dipengaruhi oleh asupan makan dan minuman. Ingat, kamu baru berpuasa sebulan penuh. Jangan langsung menghajar pencernaanmu dengan makanan-makanan yang terlalu berlemak dan pedas.

Memang hidangan khas Idulfitri bersantan kental dan berlemak. Enak juga. Akan tetapi, ingat efeknya buat kesehatanmu kalau dirimu mengonsumsinya terus-menerus. Pun sayurannya tidak ada. Tak heran bila banyak orang malah sakit perut, sembelit, dan panas dalam.

Atur pola makanmu dengan tetap menyisipkan sayur segar serta buah. Gak apa-apa makan lontong, opor, rendang, serta sambal goreng. Namun, bisa ditambah selada dan irisan timun yang agak banyak. Buat minumannya tetap utamakan air putih. Minum manis satu gelas saja. Bukan seharian kamu mengonsumsinya.

6. Perawatan tubuh yang simpel

ilustrasi melepas masker (pexels.com/Miriam Alonso)

Di tengah kerepotan menyiapkan ini itu untuk tamu yang berkunjung, ambil waktu barang 10 atau 15 menit buat merawat diri. Perawatan tubuh tak harus di salon atau makan waktu berjam-jam. Kamu bisa memanfaatkan waktu antre kamar mandi.

Cukup bersihkan wajah lalu gunakan masker untuk menjaga kesehatan serta kesegaran kulit wajah. Kamu juga bisa mandi lebih pagi dari anggota keluarga lainnya biar bisa pakai body scrub dulu. Selesai mandi pasti badan terasa lebih bersih.

Kulit yang lembap serta kenyal membuatmu merasa lebih nyaman. Kepercayaan diri otomatis memancar. Merawat tubuh walaupun belum maksimal juga bantu mengurangi rasa lelahmu.

Tetap peduli pada kesejahteraan diri di tengah kesibukan Lebaran bukan tindakan yang egois. Dengan tetap menerapkan self care malah acara kumpul keluarga terasa lebih menyenangkan. Tidak ada rasa lelah yang berlebihan sampai waktumu kembali ke rantau atau beres-beres rumah selepas tamu pulang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team