Bagaimana Cara Temani Orang yang Bersedih agar Merasa Aman?

Suatu kemalangan memang terkadang sama sekali tidak dapat dihindari. Peristiwa ini pun bisa terjadi kepada siapa saja dan kapan pun Tuhan menghendaki. Jika ada orang terdekatmu yang sedang mengalami situasi sulit dan dirundung kesedihan yang mendalam, maka sudah sepantasnya bila kamu meluangkan waktu untuk menemaninya agar perasaannya menjadi lebih baik.
Nah, bicara soal menemani orang yang sedang bersedih, ini tampaknya sesuatu yang sederhana saja, ya. Kamu tinggal datang, memberikan dukungan, lalu semua akan membaik seperti sedia kala. Namun, realitanya tentu tidak semudah itu. Kalau salah melakukan tindakan, bisa jadi kamu malah memperparah suasana, lho. Oleh sebab itu, cobalah cara temani orang yang bersedih berdasarkan catatan berikut ini, ya!
1. Sebisa mungkin sering berada di dekatnya

Orang yang sedang bersedih, apa lagi merasakan kesedihan yang begitu dalam, sering kali kehilangan gairah hidup. Jangankan mampu beraktivitas seperti biasa, melakukan hal-hal sederhana seperti makan atau mandi saja rasanya berat sekali. Oleh sebab itu, penting bagi mereka untuk sering-sering didampingi.
Sebisa mungkin, hadirlah di dekat orang yang sedang bersedih tersebut. Jadi teman mengobrol, menemani makan, mengajak beribadah, semua itu perlahan dapat membantu meredakan badai dalam dirinya. Jika kamu tidak bisa datang secara fisik, maka sempatkan untuk sering-sering mengecek keadaannya lewat telepon atau chat. Dengan begini, orang itu tidak akan merasa kesepian dan lebih semangat karena tahu bahwa dia tidak melewati semuanya sendirian.
2. Dengarkan keluh kesahnya dan validasi perasaannya

Tidak dapat dimungkiri bahwa kesedihan memang membuat hidup seolah porak-poranda. Siapa saja yang sedang mengalami situasi ini tentu akan merasakan ketidaknyamanan yang luar biasa. Supaya kewarasan tetap terjaga, biasanya ingin mengeluh sejadi-jadinya.
Nah, saat menemani orang terdekat yang sedang bersedih, kuatkan dirimu, ya. Sediakan telinga untuk mendengar segala keluh kesah yang mungkin akan dia keluarkan setiap saat. Maklum saja, ini caranya agar beban di hati bisa sedikit berkurang.
Selain itu, apa pun hal yang sedang dirasakannya, berikanlah validasi karena memang itu nyata. Sekilas ini sederhana, tetapi menimbulkan dampak positif bagi orang yang perasaannya sedang kacau. Kalau kamu dapat memberikan sedikit kelegaan, kenapa tidak?
3. Berikan dukungan tanpa tergesa-gesa memaksa untuk lekas bangkit

Dukungan dalam bentuk apa pun adalah hal yang sangat dibutuhkan saat berada di titik terendah kehidupan. Ketika ada orang terdekatmu yang sedang ditimpa kesedihan, hadirlah untuknya dan berikan dukunganmu yang paling tulus. Sampaikan padanya berkali-kali bahwa ada kamu dan orang-orang lainnya yang siap untuk membantunya bangkit kembali.
Namun demikian, kamu harus tetap ingat satu hal. Kendati niatmu untuk melihatnya keluar dari keterpurukan itu sungguh mulia, tetapi bukan berarti kamu berhak untuk menyuruhnya tergesa-gesa. Jangan melarangnya untuk sedih, apa lagi memaksanya segera tegar. Beri saja dia waktu untuk perlahan kembali mengelola perasaannya. Nanti saat waktunya tepat, dia tentu akan bersinar sepeti sedia kala, kok.
Melihat orang terdekat ditimpa kesedihan dapat membuatmu turut merasakan situasi yang tidak nyaman. Oleh sebab itu, terapkan cara temani orang yang bersedih untuk memberikannya rasa aman. Dengan begini, mereka akan punya kekuatan untuk bangkit dan kembali dalam kondisi terbaik seperti sedia kala.


















