Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Contoh Ceramah Isra Mikraj 2026, Jadi Pengingat!

ilustrasi anak-anak meramaikan masjid
ilustrasi anak-anak meramaikan masjid (pexels.com/adarmel)
Intinya sih...
  • Peristiwa Isra Mikraj 2026 merupakan momen untuk merenungi perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, mengingatkan pentingnya iman dan salat.
  • Contoh ceramah Isra Mikraj 2026 banyak dicari untuk berbagai acara keagamaan, mulai dari masjid hingga sekolah.
  • Pentingnya salat, kekuasaan Allah SWT, keutamaan Masjid Al-Aqsa dalam Islam, dan kesabaran dalam menghadapi ujian menjadi hikmah dari peristiwa Isra Mikraj.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah yang jatuh pada 16 Januari 2026 menjadi momen untuk merenungi kembali perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini mengingatkan pentingnya iman dan salat, yang dapat disampaikan secara ringan dan mudah dipahami melalui ceramah Isra Mikraj.

Contoh ceramah Isra Mikraj 2026 banyak dicari untuk berbagai acara keagamaan, mulai dari masjid hingga sekolah. Ceramah yang singkat, jelas, dan bermakna mampu membuat pesan Isra Mikraj terasa lebih dekat dengan kehidupan umat. Yuk, simak contoh ceramah Isra Mikraj 2026 berikut ini!

1. Contoh ceramah Isra Mikraj 2026

ilustrasi masjid
ilustrasi masjid (pexels.com/vjapratama)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah SWT atas limpahan nikmat iman, Islam, dan kesehatan yang diberikan kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul dalam majelis yang penuh keberkahan ini. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan agung yang membimbing umat manusia dari masa kegelapan menuju cahaya Islam. Semoga kita semua termasuk umat beliau yang kelak memperoleh syafaat di hari akhir. Amin ya Rabbal ‘alamin.

Hadirin yang dirahmati Allah,
Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan hikmah dari peristiwa Isra Mikraj. Isra Mikraj merupakan salah satu mukjizat terbesar yang Allah anugerahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS Al-Isra: 1)

Hadirin sekalian,
Peristiwa Isra Mikraj terjadi pada masa penuh ujian yang dialami Rasulullah SAW. Beliau kehilangan dua sosok yang sangat dicintai, yakni istri tercinta Khadijah dan paman beliau, Abu Thalib. Di tengah duka yang mendalam itu, Allah SWT memberikan penghiburan melalui peristiwa agung Isra Mikraj.

Isra merupakan perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina. Sementara, Mikraj adalah perjalanan beliau dari Masjidil Aqsha menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT. Dari peristiwa ini, terdapat banyak hikmah yang dapat kita ambil, di antaranya:

1. Pentingnya Salat
Dalam peristiwa Mikraj, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT. Salat merupakan tiang agama, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Salat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkannya, maka ia telah menegakkan agama. Dan barang siapa meninggalkannya, maka ia telah merobohkan agama.” (HR Al-Baihaqi)

Salat mengajarkan kita kedisiplinan, ketundukan, serta kedekatan dengan Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita berupaya meningkatkan kualitas salat, baik dari segi kekhusyukan maupun ketepatan waktunya.

2. Menguatkan Keimanan
Isra Mikraj menjadi ujian keimanan bagi umat Islam, khususnya pada masa Rasulullah SAW. Peristiwa ini tidak dapat dijangkau oleh logika semata dan hanya dapat diterima dengan iman yang kuat. Hal ini mengajarkan bahwa dalam beragama, keyakinan hati memiliki peran yang sangat penting.

3. Kesabaran dalam Menghadapi Ujian
Sebelum Isra Miraj, Rasulullah SAW menghadapi berbagai cobaan berat dalam hidupnya. Namun, Allah SWT menghibur beliau dengan memperjalankannya ke langit untuk memperlihatkan kebesaran-Nya. Dari sini kita belajar bahwa di balik setiap kesulitan, selalu ada kemudahan, sebagaimana firman Allah SWT:

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS Al-Insyirah: 6)

4. Dorongan untuk Menuntut Ilmu
Peristiwa Isra Mikraj juga menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus menuntut ilmu. Perjalanan Rasulullah SAW menembus langit mendorong manusia untuk mempelajari alam semesta dan merenungi tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya:

“Dia menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana kamu melihatnya…” (QS Luqman: 10)

Hadirin yang dirahmati Allah,
Melalui peristiwa Isra Mikraj, kita diajak untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, menguatkan keimanan, serta tidak mudah berputus asa dalam menghadapi cobaan hidup. Semoga kita mampu meneladani hikmah dari peristiwa ini dan menjadi hamba yang lebih baik di hadapan Allah SWT.

Demikian ceramah singkat yang dapat saya sampaikan. Semoga apa yang disampaikan dapat bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2. Contoh ceramah Isra Mikraj 2026

ilustrasi pidato (pexels.com/Irwan Zahuri)
ilustrasi pidato (pexels.com/Irwan Zahuri)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya bagi Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul dalam majelis yang penuh keberkahan ini. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT,
Pada kesempatan peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah ini, marilah kita merenungi salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam, yaitu Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini menjadi bukti nyata kebesaran Allah SWT sekaligus tonggak penting dalam kehidupan umat Islam. Isra Mikraj bukan hanya perjalanan jasmani Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjid Al-Aqsa di Palestina, lalu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat dengan pelajaran berharga.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 1 yang artinya:
“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Dari peristiwa Isra Mikraj, terdapat sejumlah hikmah penting yang dapat kita jadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Pertama, salat sebagai tiang agama.
Dalam peristiwa Mikraj, Rasulullah SAW menerima perintah salat secara langsung dari Allah SWT. Awalnya salat diwajibkan sebanyak lima puluh waktu, lalu diringankan menjadi lima waktu dengan pahala yang tetap sama. Hal ini menunjukkan bahwa salat memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam. Salat bukan sekadar kewajiban, melainkan sarana utama untuk mendekatkan diri kepada Allah, menenangkan jiwa, dan memperkuat keimanan. Karena itu, marilah kita menjaga salat dengan penuh kesadaran, khusyuk, dan tepat waktu.

Kedua, keagungan dan kekuasaan Allah SWT.
Isra Mikraj menjadi bukti bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Dalam waktu singkat, Rasulullah SAW diperjalankan melampaui batas ruang dan waktu. Peristiwa ini mengajarkan kita untuk senantiasa memperkuat iman dan keyakinan kepada kekuasaan Allah, karena bagi-Nya tidak ada yang mustahil.

Ketiga, keutamaan Masjid Al-Aqsa dalam Islam.
Masjid Al-Aqsa menjadi bagian penting dalam peristiwa Isra Mikraj. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak dianjurkan melakukan perjalanan ibadah jauh kecuali ke tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsa. Hal ini menegaskan betapa mulianya Masjid Al-Aqsa dalam Islam. Sebagai umat Muslim, kita memiliki tanggung jawab untuk mencintai, mendoakan, dan peduli terhadap keberlangsungan Masjid Al-Aqsa serta saudara-saudara kita di Palestina.

Keempat, pentingnya ukhuwah Islamiyah dan keteladanan Rasulullah SAW.
Dalam peristiwa Isra Mikraj, Rasulullah SAW memimpin salat bersama para nabi. Ini menjadi simbol persatuan umat Islam lintas generasi. Dari sini kita diajarkan untuk menjaga persaudaraan, menjauhi perpecahan, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Hadirin yang dirahmati Allah,
Isra Mikraj bukan sekadar peristiwa untuk dikenang setiap tahun, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri. Mari kita jadikan salat sebagai prioritas utama, memperkuat iman kepada Allah SWT, mencintai masjid-masjid-Nya, serta menjaga persatuan di tengah umat Islam. Semoga dengan meneladani hikmah Isra Mikraj, Allah SWT meridai langkah kita dan mengantarkan kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Demikian ceramah singkat yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Contoh ceramah Isra Mikraj 2026

ilustrasi masjid
ilustrasi masjid (pexels.com/trksami)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan seluruh alam. Berkat rahmat dan kasih sayang-Nya, kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam majelis yang mulia ini. Semoga selawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya yang setia mengikuti ajaran beliau hingga akhir zaman.

Hadirin yang saya hormati,
Pada kesempatan ini, marilah kita bersama-sama membahas salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam, yaitu Isra Mikraj. Peristiwa ini bukan sekadar kejadian luar biasa, tetapi juga sarat dengan hikmah dan pelajaran penting yang relevan untuk kehidupan kita sehari-hari.

Isra Mikraj adalah perjalanan istimewa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW atas kehendak Allah SWT. Dalam peristiwa Isra, Rasulullah diperjalankan pada malam hari dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Setelah itu, beliau menjalani peristiwa Mikraj, yaitu diangkat ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha, tempat tertinggi untuk menghadap Allah SWT, yang tidak dapat dijangkau oleh manusia biasa.

Peristiwa ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 1, yang menyampaikan bahwa Allah memperjalankan hamba-Nya untuk memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa Isra Mikraj adalah bukti kekuasaan Allah yang tidak terbatas dan menjadi penguat keimanan bagi umat Islam.

Dalam perjalanan Mikraj, Rasulullah SAW dinaikkan dari satu lapisan langit ke lapisan langit berikutnya. Di setiap langit, beliau bertemu dengan para nabi terdahulu. Di langit pertama bertemu Nabi Adam, di langit kedua bertemu Nabi Yahya dan Nabi Isa, di langit ketiga bertemu Nabi Yusuf, di langit keempat bertemu Nabi Idris, di langit kelima bertemu Nabi Harun, di langit keenam bertemu Nabi Musa, dan di langit ketujuh bertemu Nabi Ibrahim. Pertemuan ini menunjukkan kesinambungan risalah para nabi dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para rasul.

Puncak dari peristiwa Mikraj adalah saat Rasulullah menerima perintah salat secara langsung dari Allah SWT. Awalnya, salat diwajibkan sebanyak lima puluh kali sehari. Namun, atas saran Nabi Musa AS dan dengan penuh kerendahan hati, Nabi Muhammad SAW memohon keringanan kepada Allah. Akhirnya, kewajiban salat ditetapkan menjadi lima waktu sehari, namun tetap bernilai pahala seperti lima puluh kali salat.

Dari peristiwa ini, kita memahami bahwa salat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Salat bukan hanya kewajiban, tetapi menjadi tiang agama dan sarana utama untuk membangun hubungan yang dekat antara hamba dengan Tuhannya.

Isra Mikraj juga mengajarkan banyak nilai kehidupan, seperti keteguhan iman, kesabaran dalam menghadapi ujian, serta pentingnya menjaga kejujuran dan ketulusan niat. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, peristiwa ini mengingatkan kita bahwa perubahan ke arah yang lebih baik harus dimulai dari diri sendiri, dengan memperbaiki akhlak dan meningkatkan kualitas ibadah.

Hadirin yang saya hormati,
Mari kita jadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jangan sampai kita hanya mengenang peristiwanya, tetapi melupakan pesan utamanya. Jadikan salat sebagai sarana untuk menenangkan hati, memperkuat iman, dan memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan untuk mengamalkan nilai-nilai luhur dari peristiwa Isra Mikraj ini. Semoga kita semua diberi petunjuk, keistikamahan, dan dijadikan hamba-hamba-Nya yang taat dan bertakwa.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

4. Contoh ceramah Isra Mikraj 2026

ilustrasi masjid
ilustrasi masjid (freepik.com/wirestock)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bapak, Ibu, serta saudara-saudariku yang dirahmati Allah SWT,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita. Selawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik yang membimbing umat manusia dari masa kebodohan menuju cahaya Islam.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, mari kita bersama-sama merenungi salah satu peristiwa agung dalam sejarah Islam, yaitu Isra Mikraj. Peristiwa ini merupakan perjalanan mulia yang Allah SWT karuniakan kepada Nabi Muhammad SAW. Isra adalah perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina, sedangkan Mikraj adalah perjalanan dari Masjidil Aqsha hingga ke Sidratul Muntaha, lapisan langit tertinggi. Seluruh rangkaian peristiwa tersebut terjadi dalam satu malam sebagai mukjizat luar biasa dari Allah SWT.

Peristiwa Isra Mikraj menyimpan banyak hikmah dan pelajaran berharga bagi umat Islam. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

Subhānalladzī asrā bi‘abdihī lailan minal-masjidil harāmi ilal-masjidil aqshā alladzī bāraknā haulahū linuriyahū min āyātinā, innahū huwas-samī‘ul bashīr.

Artinya: “Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra: 1)

Saudara-saudariku, dalam ayat tersebut Allah SWT menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai hamba-Nya. Sebutan ini menunjukkan bahwa derajat paling mulia seorang manusia di sisi Allah adalah ketika ia benar-benar menjadi hamba yang taat, tunduk, dan patuh sepenuhnya kepada perintah-Nya.

Isra Mikraj juga membawa amanah besar berupa kewajiban salat lima waktu. Salat merupakan wujud nyata penghambaan seorang hamba kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Salat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkannya, maka ia telah menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya, maka ia telah merobohkan agama.” Melalui salat, kita diajarkan untuk senantiasa mengingat Allah, mensyukuri nikmat-Nya, serta berserah diri hanya kepada-Nya dalam setiap keadaan.

Bapak, Ibu, dan saudara-saudariku yang dirahmati Allah,
Selain menegaskan kewajiban salat, peristiwa Isra Mikraj juga mengajarkan pentingnya persatuan umat. Masjidil Aqsha yang diperlihatkan kepada Rasulullah SAW menjadi simbol ukhuwah dan persatuan kaum Muslimin di seluruh dunia. Sebagai umat Islam, kita dituntut untuk saling menjaga kebersamaan dan memperkuat persaudaraan, karena persatuan adalah sumber kekuatan umat.

Di sisi lain, Isra Mikraj juga menjadi pengingat bahwa kehidupan tidak lepas dari ujian dan cobaan. Sebelum peristiwa ini terjadi, Rasulullah SAW melewati masa yang sangat berat dengan wafatnya Khadijah, istri tercinta beliau, dan Abu Thalib, paman yang selama ini melindungi dakwahnya. Melalui Isra Mikraj, Allah SWT menunjukkan kasih sayang-Nya dengan menguatkan hati Rasulullah agar terus melanjutkan perjuangan menyebarkan risalah Islam.

Bapak, Ibu, dan saudara-saudariku sekalian,
Marilah kita jadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum untuk melakukan perbaikan diri. Tingkatkan kualitas salat kita, perkuat hubungan kita dengan Allah SWT, dan jalani kehidupan ini sebagai bentuk penghambaan yang tulus kepada-Nya. Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang diridhai dan dimuliakan, baik di dunia maupun di akhirat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

5. Contoh ceramah Isra Mikraj 2026

ilustrasi Ka'bah
ilustrasi Ka'bah (pexels.com/zawawirahim)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hadirin rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala nikmat yang telah Dia limpahkan kepada kita. Selawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan sedikit kajian tentang peristiwa Isra Mikraj, sebuah peristiwa luar biasa yang memiliki makna penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.

Hadirin yang dirahmati Allah,
Isra Mikraj terjadi pada masa yang sangat berat bagi Rasulullah SAW, yaitu pada tahun yang dikenal sebagai Amul Huzni atau tahun kesedihan. Pada masa itu, beliau kehilangan dua sosok yang sangat berjasa dalam perjuangan dakwah, yakni Abu Thalib, pamannya yang selalu melindungi beliau, serta Sayyidah Khadijah radhiyallahu anha, istri tercinta yang setia mendampingi dan menguatkan beliau. Kepergian keduanya membuat tekanan dan gangguan dari kaum musyrikin semakin berat.

Namun, di tengah kesedihan yang mendalam tersebut, Allah SWT memberikan hadiah yang sangat istimewa kepada Rasulullah SAW, yaitu perjalanan Isra Mikraj. Dalam peristiwa ini, Rasulullah SAW diperjalankan dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, lalu diangkat hingga Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT. Peristiwa agung ini menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah yang tidak terbatas.

Allah SWT menjelaskan peristiwa ini dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 1, yang menerangkan bahwa Allah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari untuk memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya, dan bahwa Allah Maha Mendengar serta Maha Melihat.

Hadirin yang dirahmati Allah,
Salah satu pelajaran terpenting dari peristiwa Isra Mikraj adalah diwajibkannya salat lima waktu. Di Sidratul Muntaha, Allah SWT memerintahkan salat sebagai kewajiban utama bagi umat Islam. Salat merupakan sarana komunikasi langsung antara seorang hamba dengan Tuhannya, sekaligus bentuk penghambaan yang paling utama.

Allah SWT memerintahkan agar salat ditegakkan sebagai cara untuk selalu mengingat-Nya. Karena itu, salat bukan sekadar rutinitas, melainkan ibadah yang memiliki kedudukan sangat mulia. Rasulullah SAW pun sangat mencintai salat dan menjadikannya sebagai penyejuk hati serta penenteram jiwa.

Hadirin sekalian,
Melalui peristiwa Isra Mikraj, kita juga diajarkan untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi ujian hidup. Rasulullah SAW tetap teguh berdakwah meski menghadapi berbagai kesulitan dan penolakan. Allah SWT menjanjikan bahwa siapa pun yang bersungguh-sungguh berjuang di jalan-Nya, maka Allah akan menunjukkan jalan-jalan kebaikan dan selalu bersama orang-orang yang berbuat baik.

Hadirin yang berbahagia,
Marilah kita menjadikan salat sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagai bukti keimanan dan wujud cinta kita kepada-Nya. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang senantiasa menjaga salat dan memperoleh kemuliaan di sisi Allah.

Demikian ceramah singkat ini saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

6. Contoh ceramah Isra Mikraj 2026

ilustrasi membaca Al-Qur'an
ilustrasi membaca Al-Qur'an (pexels.com/thirdman)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT,
Marilah kita membuka ceramah ini dengan memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT. Atas nikmat kehidupan, nikmat iman, dan nikmat Islam yang terus diberikan kepada kita, semoga kita senantiasa berada dalam lindungan serta rahmat-Nya hingga akhir hayat.

Allah SWT mengingatkan orang-orang beriman agar selalu bertakwa dengan sebenar-benarnya takwa dan tetap istikamah dalam Islam hingga akhir kehidupan. Pesan ini menegaskan bahwa iman bukan hanya untuk dijaga, tetapi juga diamalkan dalam setiap langkah kehidupan.

Selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

Hadirin yang dimuliakan Allah,
Pada kesempatan ini, marilah kita merenungkan salah satu peristiwa terbesar dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, yaitu Isra dan Mikraj. Peristiwa ini bukan hanya luar biasa bagi Rasulullah SAW, tetapi juga membawa pesan mendalam bagi umat Islam sepanjang masa. Isra dan Mikraj merupakan perjalanan malam yang penuh makna, yang Allah SWT perintahkan langsung kepada Nabi-Nya.

Peristiwa Isra dimulai dengan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Perjalanan ini bukan perjalanan biasa, melainkan perjalanan yang sarat dengan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Melalui peristiwa ini, Allah menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 1, yang menyebutkan bahwa Allah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari untuk memperlihatkan sebagian tanda kebesaran-Nya. Ayat ini menegaskan bahwa Isra adalah bukti nyata kekuasaan Allah yang melampaui batas akal manusia.

Setelah Isra, Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan Mikraj, yaitu diangkat ke langit hingga menghadap Allah SWT. Dalam perjalanan yang sangat agung ini, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung untuk menegakkan salat lima waktu. Mikraj bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang melambangkan kedekatan hamba dengan Tuhannya.

Peristiwa Mikraj juga dijelaskan dalam surat An-Najm, yang menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak berkata berdasarkan hawa nafsu, melainkan menerima wahyu langsung dari Allah melalui perantara Malaikat Jibril. Selama perjalanan tersebut, Rasulullah SAW menyaksikan berbagai tanda kebesaran Allah dan mencapai Sidratul Muntaha, tempat tertinggi yang menjadi batas pengetahuan makhluk.

Hadirin yang dirahmati Allah,
Dari peristiwa Mikraj, kita diajarkan tentang betapa pentingnya salat dalam kehidupan seorang Muslim. Salat adalah sarana utama untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT dan menjadi bukti keimanan seseorang. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa salat adalah mikrajnya orang-orang beriman, artinya salat menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Salat bukan hanya rutinitas ibadah, tetapi juga sarana untuk membersihkan hati, memperkuat iman, dan menjauhkan diri dari sifat-sifat buruk. Melalui salat, kita diajak untuk selalu mengingat Allah di tengah kesibukan dunia.

Mari kita renungkan bersama, apakah salat yang kita kerjakan selama ini sudah benar-benar menghadirkan ketenangan dan kedekatan dengan Allah SWT. Sudahkah salat menjadi mikraj yang mengangkat derajat kita di sisi-Nya, bukan sekadar kewajiban yang dikerjakan tanpa penghayatan.

Hadirin yang dimuliakan Allah,
Peristiwa Isra dan Mikraj mengajarkan kita bahwa Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk melalui Rasul-Nya. Kita diajak untuk terus memperbaiki hubungan dengan Allah melalui salat dan amal ibadah lainnya, serta menjaga keimanan dalam setiap aspek kehidupan.

Semoga melalui peringatan Isra dan Mikraj ini, kita mampu mengambil hikmah dan menjadikan salat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita. Semoga Allah SWT selalu memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita agar tetap istiqamah dalam ketaatan.

Demikian ceramah singkat ini, semoga membawa manfaat bagi kita semua. Saya tutup dengan doa:
“Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang menjaga salat, ampunilah dosa kami serta dosa kedua orang tua kami, dan karuniakan kepada kami akhir kehidupan yang baik.”

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Itulah tadi beberapa contoh ceramah Isra Mikraj 2026 yang penuh pesan dan inspirasi. Yuk, jadikan peringatan Isra Mikraj 2026 sebagai momentum tepat untuk kembali menata hubungan dengan Allah SWT, terutama melalui salat yang menjadi inti peristiwa agung ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Latest in Life

See More

[QUIZ] Pilih Cikgu Favorit di Upin Ipin, Kamu Pandai Sains atau Bahasa?

10 Jan 2026, 09:10 WIBLife