Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi khotbah (pexels.com/Alena Darmel)
ilustrasi khotbah (pexels.com/Alena Darmel)

Intinya sih...

  • Sambutan untuk sekolah atau madrasahAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Puji bagi Allah SWT yang memberi kesempatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Anak-anak, mari teladani akhlak Rasulullah: rajin belajar, jujur, sopan, dan saling menghormati.

  • Sambutan untuk di masjid
    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Puji bagi Allah SWT yang mempertemukan kita di majelis penuh berkah ini. Mari teladani akhlak beliau dalam keseharian: sabar, rendah hati, penyayang, dan penuh kasih sayang.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen penting bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus meneladani akhlak mulianya. Dalam setiap perayaan Maulid Nabi, biasanya diawali dengan sambutan singkat dari tokoh masyarakat, guru, pimpinan instansi, maupun panitia acara. Sambutan ini berfungsi untuk membuka jalannya kegiatan sekaligus mengingatkan hadirin akan makna Maulid Nabi yang sesungguhnya.

IDN Times punya tiga contoh sambutan Maulid Nabi yang singkat, jelas, dan bisa disesuaikan dengan berbagai situasi, baik di sekolah, masjid, maupun kantor. Yuk, simak bersama!

1. Sambutan untuk sekolah atau madrasah

ilustrasi ceramah di sekolah (unsplash.com/Herlambang Tinasih Gusti)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi kita kesempatan berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Selawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Rasulullah SAW, teladan terbaik sepanjang zaman.

Anak-anak sekalian, peringatan maulid nabi ini mari kita jadikan sebagai ajang meneladani akhlak Rasulullah: rajin belajar, jujur, sopan, dan saling menghormati. Semoga dengan cinta kepada beliau, kita semua tumbuh menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf atas segala kekurangan. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2. Sambutan untuk di masjid

Ilustrasi khotbah (pexels.com/Alena Darmel)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang mempertemukan kita di majelis penuh berkah ini. Selawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, rahmatan lil ‘alamin bagi seluruh umat manusia.

Peringatan Maulid ini adalah wujud kecintaan kita kepada Rasulullah. Mari kita teladani akhlak beliau dalam keseharian: sabar, rendah hati, penyayang, dan penuh kasih sayang. Semoga kita semua mendapat syafaat beliau di hari akhir kelak.

Akhir kata, semoga acara ini membawa keberkahan bagi kita semua. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Sambutan untuk kantor

ilustrasi ceramah (unsplash.com/Raka Dwi Wicaksana)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah SAW, teladan umat yang penuh amanah dan integritas.

Melalui peringatan ini, mari kita jadikan teladan Rasulullah sebagai inspirasi dalam bekerja: jujur, adil, dan penuh tanggung jawab. Semoga semangat ini menjadikan kita pribadi yang lebih baik serta memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan kerja.

Sekian sambutan yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dari berbagai contoh sambutan Maulid Nabi di atas, dapat kita lihat bahwa inti dari sebuah sambutan adalah menyampaikan rasa syukur, selawat kepada Rasulullah SAW, serta mengajak hadirin untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Baik di sekolah, masjid, maupun instansi, sambutan yang singkat namun penuh makna akan membuat acara lebih khidmat dan berkesan. Semoga contoh-contoh ini bisa menjadi inspirasi sekaligus panduan dalam menyusun sambutan Maulid Nabi yang sesuai dengan kebutuhan acaramu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team