Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kebiasaan Negatif yang Wajib Disingkirkan di Awal Tahun

5 Kebiasaan Negatif yang Wajib Disingkirkan di Awal Tahun
ilustrasi orang merenung (pexels.com/mhafetrey)

Tahun yang baru adalah momen yang tepat untuk memulai melakukan banyak hal baru. Berbagai resolusi dan keinginan serta harapan di tahun ini harus segera kita catat dan panjatkan kepada Tuhan. Selain itu, berbagai langkah juga harus kita persiapkan demi mewujudkan semua itu.

Jangan sampai, kita akan tetap jadi orang yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Minimal, harus ada perubahan ke arah yang lebih baik, walaupun hanya sedikit. Juga, pastikan kita gak melakukan lima kebiasaan negatif berikut di awal tahun ini, ya.

1. Banyak mengeluh

ilustrasi orang termenung (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi orang termenung (pexels.com/cottonbro studio)

Baru memulai tahun tapi malah sudah diisi dengan berbagai keluhan? Itu sama saja kita gak bersyukur dan malah menanamkan energi negatif ke dalam diri sendiri. Hati-hati, semesta bisa mendengar dan mengaminkan berbagai keluhan kita, lho.

Salah-salah, tahun ini kita justru akan diliputi berbagai kelelahan dan rasa kewalahan akibat keluhan  yang terus diucapkan. Hayo, gak mau kan?

2. Berprasangka buruk soal tahun ini

ilustrasi orang termenung (pexels.com/Chinmay Singh)
ilustrasi orang termenung (pexels.com/Chinmay Singh)

Prasangka buruk juga bukan sesuatu yang seharusnya kita lakukan. Apapun yang terjadi di tahun ini, itu adalah takdir yang nantinya harus kita jalani. Lagipula, setelah kesedihan akan selalu ada kegembiraan yang hadir.

Kejadian buruk juga akan selalu diiringi dengan kejadian baik. Bagai dua sisi mata uang, ini gak bisa dipisahkan. Prasangka buruk kita justru hanya akan membuat semuanya terasa nyata, lho.

3. Bermalas-malasan dan gak produktif

ilustrasi orang berbaring (pexels.com/SHVETS production)
ilustrasi orang berbaring (pexels.com/SHVETS production)

Bermalas-malasan, gak produktif, enggan berusaha, semua itu adalah kebiasaan buruk yang harus diubah. Jadikan momen pergantian tahun sebagai saat yang tepat bagi kita untuk berhenti melakukan itu semua dan menggantinya dengan kebiasaan baik.

Mulailah setiap hari dengan semangat, tekad, dan tujuan yang baru. Lakukan apapun yang bisa kamu lakukan hari ini demi hari esok yang lebih cerah.

4. Overthinking soal segala hal

ilustrasi orang termenung (pexels.com/Nguyen Hung)
ilustrasi orang termenung (pexels.com/Nguyen Hung)

Kebiasaan overthinking juga perlu dikurangi bahkan dihilangkan, nih. Sehingga ke depannya kita bisa lebih bahagia dan ceria dalam menjalani hari. Sebab yang namanya overthinking memang akan selalu berhasil merusak hari dan mengubah mood kita jadi berantakan.

Gantilah kebiasaan ini dengan sesuatu yang lebih baik seperti belajar cuek, belajar gak peduli dengan komentar negatif, berdamai dengan diri sendiri, dan lainnya. Sambutlah tahun baru dengan mindset yang juga baru.

5. Memelihara rasa iri dengki dan berbagai perasaan negatif lainnya

ilustrasi orang mengobrol (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi orang mengobrol (pexels.com/Karolina Grabowska)

Memelihara rasa iri serta rasa negatif lainnya harus segera dihentikan di tahun ini. Mumpung masih awal tahun, ada baiknya kita segera merenovasi isi hati kita agar gak mudah berpikiran buruk kepada orang lain. Fokus ke diri sendiri justru bisa bikin kita lebih baik di tahun ini.

Berbagai perasaan negatif cuma mendatangkan hal-hal negatif lainnya, begitu pula sebaliknya. Itulah kenapa perasaan kita bisa jadi sumber kekuatan jika kita mau berusaha mengendalikannya dengan baik.

Tahun baru adalah saat yang sangat tepat untuk mengubah kebiasaan lama yang hanya merugikan diri sendiri. Lima di antaranya adalah kebiasaan negatif yang disebutkan di atas. Carilah opsi kebiasaan lain yang jauh lebih baik dan bikin kita jadu sosok yang lebih positif. Setuju?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Desy Damayanti
EditorDesy Damayanti
Follow Us