Comscore Tracker

6 Tanda Teman Toxic yang Sering Tak Disadari, Cek Satu per Satu!

#IDNTimesLife teman kamu toxic gak?

Memiliki teman, sahabat, atau orang terdekat yang selalu ada untukmu, sangatlah menyenangkan. Dilansir Healthline, penulis tentang kesehatan mental, Crystal Raypole, menuturkan bahwa kehadiran seorang teman bisa membuat hidupmu lebih bermakna. 

Teman bisa jadi emotional support, bisa membuatmu merasa lebih bahagia, serta  merasa puas akan kehidupan. Sayangnya, tak semua teman bisa memberikan manfaat itu. Tanpa sadar, temanmu mungkin termasuk dalam toxic friend yang kehadirannya mengganggu.

Yuk, cari tahu! Apakah temanmu termasuk dalam healthy atau toxic friend? Simak tanda teman toxic melalui artikel berikut, ya!

1. Dia berusaha berkompetisi denganmu

6 Tanda Teman Toxic yang Sering Tak Disadari, Cek Satu per Satu!ilustrasi pertemanan. (unsplash.com/Bewakoof.com Official)

Teman yang baik tak akan merasa kamu adalah pesaingnya. Jika kamu sukses, dia hadir untuk terus mendorong potensi dan ambisimu. Teman yang baik juga tidak merasa harus lebih unggul daripada kamu, dia akan turut senang dengan pencapaianmu.

Dilansir Best Self Media, penulis Areesha Babar menjelaskan, jika kamu menemukan teman yang tak mau kalah darimu dalam segala hal (misalnya, dia meniru gayamu atau menyontek tugasmu), mungkin saja itu adalah teman yang buruk.

Teman seperti itu akan menjadi gangguan dalam hidupmu. Kamu tak akan merasa tenang sebab selalu ada kompetisi di antara kamu dan temanmu. 

2. Sering meminta maaf, tapi tanpa ketulusan

6 Tanda Teman Toxic yang Sering Tak Disadari, Cek Satu per Satu!Ilustrasi pertemanan. (unsplash.com/Ben White)

Mungkin, kamu pikir sahabatmu adalah orang yang baik karena selalu meminta maaf jika menyakitimu. Tapi, sering meminta maaf tak selalu berarti baik. Permintaan maaf tanpa ketulusan hanya akan membuka peluang untuk mengulangi perbuatan yang sama.

Crystal Raypole menjelaskan kembali, ketika sahabatmu hanya minta maaf sekadarnya, kata itu menunjukkan bahwa dia tidak peduli bagaimana tindakannya memengaruhimu atau menyakitimu. Singkatnya, sahabatmu tak peduli bagaimana perasaanmu.  

3. Temanmu hanya peduli pada dirinya sendiri

6 Tanda Teman Toxic yang Sering Tak Disadari, Cek Satu per Satu!ilustrasi pertemanan. (unsplash.com/Priscilla Du Preez)

Apa kamu pernah merasa kalau temanmu gak benar-benar mendengar ceritamu, apalagi peduli terhadapmu? Dia hanya sibuk menceritakan diri sendiri. Temanmu ini juga hanya datang jika butuh teman cerita dan tak peduli jika kamu sedang membutuhkannya di lain waktu. 

Crystal Raypole menjelaskan bahwa salah satu ciri toxic friend adalah mereka yang hanya datang ketika butuh bantuanmu. Sementara, ketika kamu kesulitan, dia tak ada. Teman seperti ini hanya akan membuatmu lelah. Pertemanan kalian hanya diisi tentang dirinya. 

Baca Juga: 7 Sikap yang Sering Menjadi Toxic dalam Hubungan Percintaan

4. Bukannya mendukungmu, dia malah lebih sering menyalahkanmu

6 Tanda Teman Toxic yang Sering Tak Disadari, Cek Satu per Satu!Ilustrasi pertemanan. (unsplash.com/Gemma Chua-Tran)

Areesha Babar menuturkan bahwa teman adalah orang yang dapat membimbing dan mendukungmu di setiap tahapan hidupmu. Namun, bagaimana jika kehadiran temanmu bukan untuk mendukung namun menyalahkanmu?

Senang rasanya punya sahabat yang tak pernah menyalahkan dan lebih fokus cari solusi terhadap keputusan keliru yang kamu buat. Sahabat yang baik tak repot cari celah untuk melemparkan kesalahan padamu. Dia akan lebih banyak mencari hal positif untuk mendukungmu. 

Jika kamu terjebak pada pertemanan yang lebih sering menyalahkanmu, maka tinggalkanlah! Potensimu tak akan berkembang dalam lingkungan yang tidak mendukungmu.

5. Mengaku mengkritik demi kebaikan, padahal dia sedang menghinamu

6 Tanda Teman Toxic yang Sering Tak Disadari, Cek Satu per Satu!Ilustrasi pertemanan. (unsplash.com/Gemma Chua-Tran)

Apa kamu pernah memiliki teman yang mengkritikmu dengan dalih demi kebaikanmu di masa depan? Padahal sesungguhnya, temanmu tak sedang mengkritik, namun sedang menghujatmu. Apa bedanya?

Mengkritik berisi masukan untuk perbaikanmu. Ada data, fakta, serta argumentasi konkret terhadap masalah yang kamu hadapi. Sementara hujatan cenderung menghina atau mengejekmu. Isinya kalimat negaitf yang menyakiti hati dan membuatmu tak nyaman. 

Jadi, pikirkanlah lagi! Sahabatmu sedang menghujatmu atau memberikan kritik? Jika dia hanya menghujatmu, mungkin dia termasuk dalam toxic freind.

6. Ketika bersama, kamu tak nyaman jadi diri sendiri

6 Tanda Teman Toxic yang Sering Tak Disadari, Cek Satu per Satu!Ilustrasi pertemanan. (unsplash.com/Rosie Fraser)

Coba tanyakan hal ini pada dirimu. Apakah kamu berusaha menjadi sosok yang temanmu suka jika sedang bersamanya? Apakah kamu menyembunyikan sikap aslimu jika bersama temanmu? Apakah kamu khawatir terhadap reaksinya jika kamu menjadi diri sendiri?

Jika kamu menjawab "Iya", mungkin saja kamu berada dalam lingkungan yang toxic. Sebab, dilansir womenshealthmag.com, salah satu tanda bahwa kamu berada dalam pertemanan yang toxic adalah kamu tidak menyukai dirimu saat bersama mereka.

Daripada berusaha menjadi diri sendiri, temanmu malah mendorongmu untuk berubah dan menjadi orang lain. Duh! 

Terkadang, kita tidak sadar telah terjebak dalam lingkungan yang toxic. Memang sulit keluar dan meninggalkan pertemanan yang sudah merubahmu, namun jika tak bergegas berhenti, potensimu akan hilang. 

Baca Juga: 5 Trik Memperbaiki Hubungan Terlanjur Toxic, Masih Bisa Kok!

Topic:

  • Febriyanti Revitasari

Berita Terkini Lainnya