ilustrasi berdoa (IDN Times/Sunariyah)
Ketika meminta sesuatu kepada sesama manusia, biasanya ada kata pengantar atau sedikit basa-basi sebelum memberitahukan apa yang kita inginkan. Nah, berdoa kepada Allah pun juga seperti itu. Terdapat adab yang harus diperhatikan supaya Allah semakin cepat mengijabah permohonan kita.
Mengenai hal ini, seorang ulama bernama Mufti Menk menjelaskan tentang tata cara berdoa yang benar seperti yang dipaparkan di bawah ini:
- Awali doa dengan memuji Allah menggunakan nama-nama terbaik-Nya.
- Memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa dan kekhilafan yang pernah diperbuat.
- Mengirim selawat dan salam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beserta keluarga dan sahabatnya.
- Menyebutkan hajat atau permohonan kepada Allah dalam rangkaian kalimat yang indah.
- Akhiri doa dengan kembali mengirimkan selawat kepada Nabi dan memuji Allah SWT.
Lebih lanjut, ketika menyampaikan permohonan, kita disunahkan untuk menjelaskan kondisi yang kita alami. Walaupun sebenarnya Allah tahu tentang keadaan kita, menurut Imam As-Sa'di dalam Taisiir Kariimir Rahman (hal. 618), menjelaskan kondisi yang kita hadapi merupakan bentuk perendahan diri dan Allah suka dengan hamba yang merendah diri di hadapan-Nya.
Selain itu, jangan hanya sekali memanjatkan doa, tapi berkali-kali sebagai tanda bahwa kita benar-benar ingin Allah mengabulkan hajat kita. Mufti Menk juga mengungkapkan, supaya doa lebih cepat diijabah Allah, maka barengi dengan mengerjakan amalan-amalan baik, seperti memperbanyak istigfar, bersedekah, ataupun menjalin tali silaturahim.
Jadi, memanjatkan doa agar diterima kerja bisa kita lakukan dengan membaca berbagai doa pembuka rezeki sesuai yang diajarkan Rasulullah ataupun dengan berdoa sesuai bahasa kita. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rezeki yang baik bagi kita, ya! Aamiin yaa Rabbal 'aalamiin.
Penulis: Fria Sumitro