Ilustrasi puasa (pexels.com/ Alena Darmel)
Memasuki Ramadan, Rasulullah SAW menganjurkan doa khusus agar kita dapat menjalani ibadah dengan selamat dan mendapatkan perlindungan dari segala godaan maksiat. Doa ini mengingatkan kita bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Doa yang dianjurkan:
Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī
Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah aku untuk menjalani Ramadan, selamatkan Ramadan untukku, dan selamatkan aku dari maksiat di bulan Ramadan.”
Doa lain yang diriwayatkan Rasulullah SAW:
Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīmi. Allāhumma innī as’aluka khaira hādzas syahri, wa a‘ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari
Artinya: “Allah maha besar. Tiada daya dan upaya kecuali berkat pertolongan Allah yang maha agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini dan berlindung dari keburukan takdir serta mahsyar.”
Membaca doa-doa ini secara rutin membantu kita memohon kelancaran rezeki, diterimanya amal ibadah, dan perlindungan dari godaan maksiat. Selain itu, doa ini juga menumbuhkan rasa syukur, meningkatkan keimanan, dan menambah semangat untuk menjalani Ramadan dengan penuh kesungguhan dan keberkahan.