Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Doa Qunut Tarawih: Bacaan Lengkap dan Hukumnya
ilustrasi doa qunut Tarawih (pexels.com/Pavel Danilyuk)
  • Doa qunut Tarawih dibaca pada rakaat terakhir salat Witir di bulan Ramadan.

  • Doa ini berisi permohonan hidayah, kesehatan, keberkahan, serta perlindungan dari keburukan takdir.

  • Hukumnya sunah, bukan wajib. Salat tetap sah tanpa qunut, tetapi membacanya dapat memberikan pahala.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Doa qunut Tarawih adalah doa yang dibaca saat rakaat terakhir salat Witir di bulan Ramadan, bukan di setiap rakaat Tarawih. Banyak orang menyebutnya qunut Tarawih karena dibaca setelah rangkaian salat Tarawih, padahal sebnarnya dibaca usai salat Witir sebagai penutup ibadah.

Kalau kamu masih bingung mengenai bacaan doa qunut Tarawih dan hukumnya, semua akan dijelaskan lengkap di sini. Jadi, sebelum ikut berjamaah atau salat sendiri di rumah, pastikan kamu sudah memahami bacaan doa qunut ini beserta tata caranya, ya.

Bacaan doa qunut Tarawih: Arab, Latin, dan artinya

Bacaan doa qunut Tarawih pada dasarnya sama dengan doa qunut Witir yang diajarkan Rasulullah saw kepada Hasan bin Ali RA. Doa ini dibaca setelah rukuk pada rakaat terakhir salat Witir.

Karena di dalam salat, bacaan qunut Tarawih dibaca dalam keadaan berdiri. Makmum cukup mengaminkan jika imam yang membacanya. Berikut teks lengkapnya:

Teks Arab:

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيْ، وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ

Teks Latin:

Allahumma ihdnî fîman hadait, wa 'âfnî fîman 'âfait, wa tawallanî fiman tawalait, wa barik li fimâ a'athait, wa qinî syarra mâ qadhaita, fainnaka taqdhî, wa lâ yuqdhâ 'alaika, wa innahu la yadzillu man wâlaita, wa lâ ya'izzu man 'âdaita, tabârakta rabbanâ wa ta'âlaita, wa shallâ allahu 'alâ an-nabiyyi muhammadin.

Teks terjemahan:

"Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Selamatkanlah aku bersama orang-orang yang Engkau selamatkan. Bimbinglah aku bersama orang-orang yang Engkau bimbing. Berikanlah keberkahan dalam karunia yang Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dari keputusan-Mu yang buruk. Sesungguhnya Engkau yang menghakimi, dan tidak ada seorang pun yang menghakimi-Mu. Sesungguhnya orang yang Engkau tolong tidak akan menjadi hina. Orang yang Engkau musuhi tidak akan menjadi mulia. Mahasuci dan Mahatinggi Engkau, wahai Tuhan kami. Semoga Allah senantiasa mencurahkan rahmat kepada Nabi Muhammad."

Doa qunut Tarawih dibaca di rakaat berapa?

ilustrasi doa qunut Tarawih (pexels.com/Süleyman Söğütdelen)

Doa qunut Tarawih dibaca pada rakaat terakhir salat Witir setelah rukuk. Jadi, bukan dibaca di setiap rakaat Tarawih. Hal ini penting dipahami karena banyak orang yang masih keliru serta menyangka qunut termasuk bagian dari Tarawih.

Secara praktik di Indonesia, berikut alur pembacaan doa qunut Tarawih:

Witir 1 rakaat:

  1. Berdiri membaca Al-Fatihah dan surah

  2. Rukuk

  3. Bangkit dari rukuk

  4. Membaca doa qunut

  5. Sujud hingga salam.

Witir 3 rakaat:

  1. Dua rakaat pertama seperti salat biasa

  2. Pada rakaat ketiga, setelah rukuk membaca qunut

  3. Dilanjutkan sujud dan salam.

Hukum doa qunut Tarawih

Hukum membaca doa qunut Tarawih adalah sunah. Artinya, doa ini dianjurkan dan akan dapat pahala jika dikerjakan, tetapi tidak berdosa jika ditinggalkan.

Mazhab Syafi’i yang banyak dianut di Indonesia menganjurkan qunut pada Witir di bulan Ramadan, terutama pada pertengahan hingga akhir Ramadan. Namun, mazhab lain ada yang tidak membiasakan qunut dalam Witir kecuali pada kondisi tertentu.

Perbedaan ini terjadi karena variasi riwayat hadis dan praktik sahabat. Jadi, kalau kamu salat di masjid yang tidak membaca qunut, salat tetap sah. Sebaliknya, jika imam membaca qunut, kamu bisa ikut mengaminkan.

Keutamaan membaca doa qunut Tarawih

Keutamaan doa qunut Tarawih adalah memohon hidayah, perlindungan, dan keberkahan saat bulan Ramadan. Berikut ringkasannya.

  • Memohon hidayah agar tetap istiqomah dalam kebaikan.

  • Memohon kesehatan dan keselamatan supaya ibadah berjalan lancar.

  • Meminta keberkahan rezeki, bukan sekadar jumlah yang banyak.

  • Memohon perlindungan dari keburukan takdir, sebagai bentuk tawakal.

  • Menguatkan hubungan spiritual dengan Allah Swt.

Jadi, doa qunut Tarawih bukan sekadar bacaan tambahan, tetapi munajat yang mencakup banyak hal dalam hidup.

Apakah Tarawih tanpa qunut tetap sah?

ilustrasi tarawih (pexels.com/Mohammed Alim)

Ya, Tarawih tanpa qunut tetap sah karena qunut bukan rukun salat. Qunut termasuk ibadah sunah, sehingga tidak memengaruhi keabsahan salat.

Jika kamu lupa membaca qunut, itu berarti:

  • Salat tetap sah

  • Tidak wajib sujud sahwi

  • Tidak perlu mengulang salat.

Perbedaan qunut Tarawih dan qunut Subuh

Qunut Tarawih merujuk pada qunut Witir di bulan Ramadan, sedangkan qunut Subuh dibaca pada salat Subuh setiap hari menurut mazhab tertentu. Perbedaannya terletak pada waktu pelaksanaan, konteks ibadah, dan kebiasaan mazhab.

Meski bacaannya mirip, konteks penggunaan doa qunut Tarawih dan Subuh berbeda. Kamu perlu memahami perbedaan ini agar tidak salah kaprah dalam mempraktikkannya.

Kesimpulan

Singkatnya, doa qunut Tarawih memiliki keutamaan karena merangkum permohonan hidayah, kesehatan, keberkahan, dan perlindungan. Doa ini dibaca saat Witir di bulan Ramadan. Isi doa mencerminkan kebutuhan dasar manusia sebagai hamba yang bergantung kepada Allah Swt.

Doq qunut Tarawih dibaca pada momen istimewa di malam Ramadan, sehingga memperkuat hubungan spiritual dan rasa tawakal. Jadi, sebaiknya maknai dengan khusyuk doa ini, ya.

FAQ seputar keutamaan doa qunut Tarawih

Apakah doa qunut Tarawih wajib dibaca?

Tidak wajib. Doa qunut saat Witir (dalam rangkaian salat Tarawih) hukumnya sunah. Jadi, salat tetap sah meski tidak membacanya.

Apakah doa qunut Tarawih sama dengan doa qunut witir?

Ya, doa qunut Tarawih pada dasarnya sama dengan doa qunut Witir. Istilah “qunut Tarawih” muncul karena doa itu dibaca setelah rangkaian salat Tarawih, tepatnya pada rakaat terakhir salat Witir.

Apakah makmum harus membaca doa qunut juga?

Jika berjamaah, makmum cukup mengaminkan bacaan imam. Namun, jika salat sendiri, baca doa qunut secara lengkap.

Bolehkah tidak membaca doa qunut saat Witir?

Boleh. Karena termasuk doa ini termasuk ibadah sunah. Meninggalkannya tidak membatalkan salat.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI dan telah melewati proses editing oleh tim content IDN Times.

Editorial Team