Comscore Tracker

5 Alasan Lebih Baik Mengkritik Langsung daripada Menyindir di Belakang

Karena menyindir justru membuatmu pantas berada di belakang

Ketika kamu dihadapkan pada keadaan sulit, ada dua pilihan untukmu. Kamu berani menyelesaikan masalahmu dan yang kedua kamu menghindarinya dengan membuat masalah baru. Seandainya ada seseorang yang membuatmu gusar karena perilakunya, itu tandanya kamu perlu memperjelas permasalahan dengan membuka percakapan. Menyindir di belakang pun tidak akan membuatmu lebih baik dari mereka. Kenapa? Berikut alasan di baliknya! 

1. Menyindir di belakang membuatmu kehilangan waktu untuk mengetahui akar masalahnya

5 Alasan Lebih Baik Mengkritik Langsung daripada Menyindir di BelakangIDN Times/Rizka Yulita & Anjani Eka Lestari

Saat kamu membuat asumsi untuk orang lain, bisa jadi dugaanmu benar dan bisa jadi juga salah. Kamu mungkin tengah gusar dengan ketidakadilan atau perilaku seseorang terhadapmu, namun bukan berarti kamu bisa melakukan hal semaumu seperti membicarakannya di belakang.

Alih-alih membuang waktu dengan melakukan hal semacam ini, ajaklah dia bicara tatap muka untuk membahas alasan ketidaknyamanan kamu. Karena tidak menutup kemungkinan bahwa selama ini kamu hanya salah paham. Sehingga kamu perlu melihat masalah dari sudut pandang dia terlebih dahulu.

2. Kamu tidak menunjukkan orang yang gentle

5 Alasan Lebih Baik Mengkritik Langsung daripada Menyindir di BelakangIDN Times/Rizka Yulita & Anjani Eka Lestari

Apabila kamu adalah orang yang selalu membicarakan orang lain di belakang, kamu tidak akan berpindah ke mana-mana. Padahal di waktu yang sama, orang yang kamu bicarakan sedang berjuang buat meningkatkan kualitas dirinya tanpa mempedulikanmu.

Kadang, sifat iri atau kebencian yang kamu punya justru membuatmu takut sehingga melakukan hal tidak perlu seperti bergunjing. Bersikaplah gentle untuk menghadapi masalahmu. Jangan hanya berani main di belakang, apalagi dengan menghasut orang lain untuk mengikuti jalanmu. 

3. Kamu membuang waktu dengan percuma

5 Alasan Lebih Baik Mengkritik Langsung daripada Menyindir di BelakangIDN Times/Rizka Yulita & Anjani Eka Lestari

Saat kamu memilih menyindir dan tidak menghadapinya secara langsung, kamu hanya mengikuti ambisi kamu. Ambisi untuk mengekspresikan diri dengan cara yang tidak tepat. Waktu yang bisa kamu gunakan untuk hal yang lebih bermanfaat jadi terbuang sia-sia hanya karena kamu meladeni sifat dengki yang kamu miliki. Inilah alasan kuat kenapa mulai sekarang kamu lebih baik mengkritik langsung daripada menyindir di belakang. 

Baca Juga: 5 Sebab Menyindir Orang Lewat Media Sosial Itu Kesalahan Fatal

4. Orang tersebut adalah manusia biasa yang juga punya salah

5 Alasan Lebih Baik Mengkritik Langsung daripada Menyindir di BelakangIDN Times/Rizka Yulita & Anjani Eka Lestari

Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Setiap orang melakukan kesalahan dan hal itu adalah hal yang lumrah dalam kehidupan. Apabila kamu menemui seseorang yang memiliki sikap yang menjengkelkan, kamu bisa tunjukkan letak yang ganjil tersebut padanya.

Jadilah lebih dewasa dengan cara-cara elegan saat ada masalah. Menjauhi dan mengucilkan orang tersebut justru membuatmu terlihat kecil di mata orang lain. Kamu jadi terlihat seperti orang yang tidak bisa membawa diri.

5. Dengan mengkritik secara langsung, dia akan tahu kesalahannya sehingga bisa berusaha memperbaiki diri

5 Alasan Lebih Baik Mengkritik Langsung daripada Menyindir di BelakangIDN Times/Rizka Yulita & Anjani Eka Lestari

Alih-alih kamu memendam atau justru meluapkan pada orang yang tidak semestinya, coba buat membuka obrolan dengannya. Bisa jadi ada faktor tertentu kenapa dia melakukan itu, bahkan barangkali dia tidak sengaja membuatmu tersinggung. Maka, alangkah lebih bijak apabila kamu mau mengenal dia terlebih dulu daripada langsung menyudutkan dengan kata-kata yang tidak sopan.

Orang yang kamu benci bisa jadi satu-satunya orang yang akan menyelamatkan kamu nanti. Maka apabila kamu tidak suka terhadap seseorang, jangan terlalu berlebihan. Nilai seseorang secara spesifik dari perilakunya, bukan pribadi secara keseluruhan. 

Baca Juga: Daripada Menyindir, Ini 5 Cara Memberi Masukan yang Justru Lebih Baik

Topic:

  • Fajar Laksmita Dewi
  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya