Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fungsi Laci Paling Bawah pada Oven Dikira Tempat Menyimpan Loyang
Ilustrasi oven (pexels.com/Polina Tankilevitch)
  • Laci bawah oven tidak selalu untuk menyimpan loyang; pada model tertentu, ruang ini dirancang sebagai penghangat makanan.
  • Warming drawer membantu menjaga suhu dan tekstur makanan matang, terutama saat beberapa hidangan selesai pada waktu berbeda.
  • Fungsi laci bergantung pada model oven; pengguna perlu memeriksa desain, label, dan buku manual sebelum menyimpan peralatan atau makanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau kamu punya oven yang bagian bawahnya dilengkapi laci, coba ingat-ingat apa yang biasanya kamu taruh di sana. Loyang, rak kawat, cetakan kue, atau bahkan peralatan dapur lain mungkin sudah memenuhi ruang tersebut. Padahal, laci yang berada tepat di bawah oven gak selalu dibuat sebagai tempat penyimpanan.

Pada beberapa jenis oven, ruang tersebut justru punya fungsi yang berkaitan langsung dengan proses memasak. Bentuknya memang mirip laci biasa sehingga wajar kalau banyak orang menganggapnya sebagai tempat menyimpan perlengkapan. Yuk, cek oven di rumah kamu sebelum kembali memasukkan semua loyang ke dalamnya.

1. Menjaga makanan tetap hangat

Ilustrasi oven (pexels.com/Curtis Adams)

Salah satu fungsi laci bawah pada oven tertentu adalah sebagai tempat untuk menjaga makanan yang sudah matang tetap hangat. Ruang tersebut bisa memanfaatkan panas sisa atau panas yang berasal dari oven ketika sedang digunakan. Jadi, makanan yang sudah selesai dimasak gak harus langsung disajikan saat itu juga.

Fitur seperti ini berguna ketika kamu memasak beberapa hidangan tetapi waktu penyajiannya berbeda. Misalnya, kamu sudah selesai memanggang lauk sementara anggota keluarga masih belum siap makan. Makanan bisa ditempatkan di warming drawer jika oven memang dirancang untuk fungsi tersebut, sehingga suhunya tetap terjaga lebih lama.

2. Membantu proses menghangatkan makanan

ilustrasi oven (pexels.com/Travel with Lenses)

Selain menjaga makanan tetap hangat, beberapa laci bawah oven memang dirancang sebagai area pemanas. Suhunya biasanya lebih rendah dibandingkan ruang oven utama sehingga cocok untuk menghangatkan makanan tanpa memasaknya kembali secara agresif. Fungsi ini bisa berguna untuk roti, lauk, atau makanan yang sebelumnya sudah matang.

Kamu mungkin pernah memasukkan makanan dingin ke oven lalu memanaskannya sampai terlalu kering. Warming drawer bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai jika perangkat kamu memiliki fitur tersebut. Namun, jangan asal menggunakan laci sebagai pemanas karena kemampuan setiap oven berbeda dan petunjuk penggunaan tetap perlu diperhatikan.

3. Membantu menjaga tekstur makanan sebelum disajikan

ilustrasi roti dalam oven (pexels.com/Chris F)

Makanan tertentu bisa kehilangan kualitas kalau dibiarkan terlalu lama di suhu ruang. Laci pemanas dapat membantu menjaga makanan tetap hangat sebelum masuk ke meja makan. Kondisi ini terutama berguna ketika kamu sedang menyiapkan beberapa menu yang selesai pada waktu berbeda.

Bayangkan kamu sedang membuat makan malam untuk beberapa orang. Satu hidangan sudah matang, sementara hidangan lain masih berada di oven utama. Ruang pemanas bisa membantu makanan pertama tetap siap disajikan tanpa harus dipanaskan berulang kali.

4. Pada beberapa oven, memang bisa berfungsi sebagai tempat penyimpanan

ilustrasi oven kompor (freepik.com/freepik)

Nah, bagian ini yang membuat banyak orang bingung. Ada oven yang memang memiliki laci bawah khusus untuk menyimpan loyang, rak, atau peralatan memasak lainnya. Jadi, gak semua laci bawah oven berfungsi sebagai pemanas.

Perbedaannya bisa dilihat dari desain dan petunjuk penggunaan oven. Kalau laci hanya berupa ruang penyimpanan dan gak memiliki pengaturan suhu atau petunjuk sebagai warming drawer, kemungkinan besar memang bisa digunakan untuk menyimpan perlengkapan. Kamu sebaiknya gak menganggap semua laci bawah oven punya fungsi yang sama hanya karena bentuknya mirip.

5. Menambah fungsi tanpa membutuhkan ruang tambahan

ilustrasi membuat kue menggunakan loyang oven (pexels.com/SHVETS Production)

Laci bawah juga membuat satu perangkat dapur bisa memiliki fungsi lebih dari sekadar memanggang. Produsen dapat memanfaatkan ruang yang tersedia di bawah ruang oven untuk fungsi tambahan. Hasilnya, kamu mendapatkan area pemanas atau penyimpanan tanpa harus menyediakan perangkat terpisah.

Hal ini cukup praktis terutama untuk dapur yang ruangnya terbatas. Namun, fungsi tersebut sangat bergantung pada model oven yang kamu gunakan. Sebelum memasukkan loyang, wadah plastik, atau makanan ke dalamnya, cek dulu label, buku manual, atau informasi dari produsennya agar gak salah menggunakan ruang tersebut.

Laci paling bawah oven memang punya tampilan seperti tempat penyimpanan biasa. Namun, pada beberapa model, bagian tersebut justru dirancang untuk menjaga makanan tetap hangat atau menghangatkannya sebelum disajikan. Model lain memang menyediakan ruang penyimpanan, sehingga fungsi sebenarnya gak bisa disamaratakan.

Sekarang coba buka laci bawah oven kamu dan perhatikan desainnya. Kalau selama ini kamu menjadikannya gudang loyang, mungkin ada baiknya mengecek kembali buku manual oven tersebut. Bisa jadi kamu selama ini punya fitur yang cukup berguna, tetapi gak pernah menggunakannya karena mengira ruang tersebut cuma tempat menyimpan peralatan dapur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article