Narsis menjadi sifat yang lekat dalam diri manusia. Namun, gak semua orang yang narsis itu punya konotasi buruk. Psikolog Klinis Joe Irene menjelaskan bahwa ada "narsis" yang sehat. Apa maksudnya?
Narsis yang sehat memungkinkan seseorang punya empati, kepercayaan diri yang tidak berlebihan, dan tetap memiliki relasi yang sehat. Beda halnya dengan narsis yang terlalu ekstrem dan mengarah pada Narcissistic Personality Disorder (NPD).
"Belum tentu semua orang yang terlihat narsis atau ada ciri-ciri tadi terus udah pasti NPD, nggak gitu, kita gak mau sembarang diagnose juga. Ya, karena narsis tadi ada juga bagian dari diri kita," jelas Joe Irene dalam talskhow yang digelar oleh BeautyFest Asia (BFA) 2026 di Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
Jadi, langkah apa yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan orang yang narsis? Simak kata psikolog di sini!
