Perkembangan sastra populer memperlihatkan perubahan selera pembaca yang semakin selektif terhadap genre bacaan. Salah satu yang mulai mencuri perhatian adalah grounded speculative. Genre ini dinilai mampu menjembatani imajinasi sesuai kebutuhan pembaca untuk memahami berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kecenderungan tersebut diperkirakan akan semakin menguat pada 2026.
Mengutip Miss Demeanors, meningkatnya minat terhadap grounded speculative juga berkaitan erat pada topik situasi global, mulai dari perkembangan teknologi, krisis iklim, hingga perubahan dinamika sosial. Dalam konteks ini, pembaca cenderung mencari bacaan yang tidak sekadar menghibur, tetapi juga memberi ruang refleksi. Lantas, mengapa grounded speculative diprediksi menjadi genre buku yang mendominasi pasar pada 2026?
