ilustrasi doa bersama (pexels.com/Timur Weber)
Mengutip NU Online, doa paling utama pada Hari Arafah, baik bagi jamaah haji maupun umat Muslim yang tidak berhaji, yakni membaca:
Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahu Laa Syariika Lahu, Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu Yuhyii Wa Yumiitu Wa Huwa 'Alaa Kulli Syai'in Qodiir
Artinya: Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu baginya. Kerajaan dan pujian hanyalah miliknya. Maha menghidupkan dan mewafatkan. Dan Dia berkuasa atas segalanya.
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
"Sebaik-baik do'a adalah do'a pada Hari Arafah. Dan sebaik-baik perkataan yang aku ucapkan, begitu juga Para Nabi sebelumku adalah: Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahu Laa Syariika Lahu, Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu Yuhyii Wa Yumiitu Wa Huwa 'Alaa Kulli Syai'in Qodiir (Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu baginya. Kerajaan dan pujian hanyalah miliknya. Maha menghidupkan dan mewafatkan. Dan Dia berkuasa atas segalanya)". (HR. Imam Malik)
Selain itu terdapat doa yang sering dipanjatkan Rasulullah di Hari Arafah, yakni:
"Ya Allah segala puji hanyalah milik-Mu sebagaimana kami ucapkan dan bahkan lebih baik daripada apa yang kami ucapkan. Ya Allah, hanyalah untuk-Mu shalat, hidup, dan matiku. Hanyalah kepada-Mu tempat kembaliku. Hanyalah milik-Mu segala peninggalanku. Ya Allah, sungguh aku berlindung pada-Mu dari siksa kubur, gangguan dalam hati dan terpecahnya segala urusan. Ya Allah, sungguh aku berlindung pada-Mu dari keburukan yang tertiup bersama angin"
Demikian sejumlah amalan yang bisa dikerjakan di Hari Arafah. Laksanakan puasa, perbanyak berzikir, dan membaca doa.