Comscore Tracker

5 Produktivitas di Masa Muda yang Pantang untuk Dilewatkan!

Produktivitas buat diri berkembang untuk bekal masa depan 

Masa muda adalah masa yang menentukan masa depan seseorang. Ketika masa muda banyak belajar dan berani menghadapi segala tantangan yang ada, niscaya akan menjadi anak muda yang berkembang. Namun jika sejak muda sudah malas dan kehilangan gairah untuk berkarya, maka masa depan yang layak hanya berada di mimpi saja.

Untuk memiliki masa depan yang gemilang, salah satu yang dapat dilakukan anak muda saat ini adalah dengan meningkatkan produktivitas. Produktivitas apa saja sih yang dapat dilakukan oleh anak muda di masa mudanya? Mari simak artikel berikut. 

1. Gunakan waktu sebaik mungkin

5 Produktivitas di Masa Muda yang Pantang untuk Dilewatkan!Pexels/Brucemars

Waktu dan tenaga yang dimiliki ketika muda adalah berharga. Oleh karena itu, gunakan waktu sebaik mungkin. Musuh yang mengintai khalayak muda saat ini adalah smartphone itu sendiri. 

Dibanding membuka sosial media hingga berjam-jam, lebih baik gunakan media sosial secukupnya. Misalnya hanya 1 jam untuk berselancar di dunia maya, kemudian atur rencana harian untuk kegiatan yang positif lainnya. Belajarlah untuk mengendalikan diri dalam memanajemen waktu.

2. Aktualisasikan apa yang ada di pikiran

5 Produktivitas di Masa Muda yang Pantang untuk Dilewatkan!pexels/brucemars

Memikirkan banyak ide hanya akan membuat pusing berkepanjangan. Namun dengan merealisasikan satu per satu, beban di pikiran akan berkurang. Selain itu, mengaktualisasikan apa yang ada di pikiran membuat hari-hari terasa lebih hidup karena produktivitas tersebut.

Kamu dapat menuliskan ide-ide yang awalnya di angan saja agar dapat segera diaktualisasikan sesuai skala prioritas dan waktu untuk pelaksanaanya. Lalu  dikelompokkan untuk jangka pendek, menengah maupun  jangka panjang.

3. Road map potensi dan memaksimalkannya

5 Produktivitas di Masa Muda yang Pantang untuk Dilewatkan!pexels/moosephotos

Produktivitas dapat juga dilakukan dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Buatlah road map potensi diri yang bisa dikembangkan. Road map bisa dilakukan dengan melihat dari apa yang kamu sukai, apa yang bisa kamu lakukan, apa yang dunia butuhkan dan kamu bisa maksimal dalam mengembangkan potensi sehingga dapat mewarnai dunia.  

Baca Juga: 5 Tips Produktif Kerja dari Rumah Biar Gak Kalah Sama Pekerja Kantoran

4. Mengasah skill yang diperlukan dengan pelatihan

5 Produktivitas di Masa Muda yang Pantang untuk Dilewatkan!Pexels/RebranCities

Selain memaksimalkan potensi yang dimiliki, melatih skill yang mendukung dirimu berkembang akan mengisi harimu menjadi lebih produktif. Meningkatkan skill yang bisa dilakukan dengan pelatihan contohnya belajar berbahasa Inggris, mengoperasikan aplikasi design, menjahit dan skill lainnya. Sedangkan skill seperti public speaking, negosiasi, leadership dan lainnya dapat dilakukan dengan terus mencoba. Semakin tinggi jam terbang, skill juga akan semakin terasah. 

5. Jangan terlalu lama berada di zona nyaman

5 Produktivitas di Masa Muda yang Pantang untuk Dilewatkan!pexels/ninauhlikova

Rebahan, terlalu banyak waktu luang, menghabiskan weekend dengan menonton drama seharian adalah surga dunia yang menyenangkan. Namun kebiasaan ini akan membuatmu menjadi bermalas-malasan. Hal ini karena zona nyaman tidak mau kamu lepaskan.

Padahal dengan mengatur waktu bersantai secukupnya, kamu dapat melakukan hal produktif lainnya di samping kebutuhan untuk refreshing terpenuhi. Saatnya muda bergerak dan berada di zona nyaman sesuai porsinya saja. Menantang diri keluar dari zona nyaman dan menyambut zona tidak nyaman akan membuat diri lebih berkembang. 

Itulah produktivitas anak muda di masa mudanya yang pantang untuk dilewatkan. Jadilah muda yang produktif dan berkarya untuk bekal masa depan yang gemilang. 

Baca Juga: Semangat Kerja Lagi Turun? Lakukan 5 Hal Ini Agar Tetap Produktif

Hesti Mahmudah Photo Verified Writer Hesti Mahmudah

Belajar meracik kata-kata

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya