Tekanan untuk selalu produktif bisa datang dari mana saja. Jadwal yang padat, penuh target, notifikasi kerja tak kenal jam, dan media sosial yang terus mengintimidasi. Tanpa sadar, kamu bisa merasa bersalah hanya karena ingin diam sebentar.
Seolah-olah kamu melakukan kesalahan, dan tertinggal. Padahal ada fase di mana berhenti sejenak justru menjadi keputusan paling sehat. Bukan untuk menyerah, tapi untuk mendengarkan diri sendiri. Berikut lima alasan kenapa kamu boleh berhenti sejenak tanpa perlu merasa bersalah.
