Kolase foto Sutan Sjahrir dan Roehana Koeddoes. (id.wikipedia.org)
Salah satu kontribusi besarnya dalam sejarah adalah ketika Roehana mengajarkan baca-tulis kepada Sutan Sjahrir di masa kecil. Lebih dari sekadar mengajar, Roehana pun menanamkan pendidikan yang visioner bahwa untuk menjadi seorang pemimpin hebat, kita harus menulis agar pemikiran kita bisa dibaca oleh semua orang. Tak hanya kepada Sjahrir, melalui tulisan-tulisannya, Roehana telah memberikan banyak insight bagi siapa pun yang membacanya.
Warisan besar Roehana adalah keyakinan bahwa literasi bukan soal menumpuk buku, melainkan kemandirian berpikir. Kita bisa mengambil pelajaran dari sejarah miliknya untuk memastikan suara perempuan tetap terdengar di ruang redaksi atau tempat mana pun di masa kini dan mendatang. Roehana yakin bahwa emansipasi bukan berarti meninggalkan kodrat, tetapi meningkatkan kapasitas intelektual serta finansial.
Kemajuan kaum perempuan sudah pada tahap lahirnya jurnalis-jurnalis hingga presiden perempuan. Akan tetapi, tantangan baru terus menggoyahkan semangat perempuan dalam perjuangannya. Pada masa itu, Roehana mendapatkan cemoohan adat oleh masyarakat. Dan kini, banyak bermunculan wajah baru dari hambatan yang dialami perempuan, seperti kekerasan gender berbasis online (KGBO).
Sebagai generasi yang hidup di masa kini, hampir pasti kita memiliki perangkat teknologi yang jauh lebih canggih daripada mesin tik Roehana kala itu. Kita pun paham betapa sulitnya menjalani banyak peran sekaligus; di dunia pers, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, di zaman yang jauh lebih terbatas dibanding masa sekarang.
Namun, apakah kita juga memiliki rasa dan empati yang lebih baik? Apakah kita masih meneruskan tongkat estafet perjuangan dalam mempertahankan harga diri para perempuan? Apakah kita hanya akan terus menjadi penonton narasi atau berani menjadi penggerak untuk pertumbuhan bangsa kita sendiri?
Referensi:
Video diskusi. (n.d.). 3 Wajah Roehana Koeddoes, pahlawan nasional, perempuan jurnalis pertama di Indonesia [Video]. YouTube. (Diakses Februari 2026).
TVRI Sumatera Barat. (n.d.). Soenting Melajoe [Film drama biografi]. YouTube. (Diakses Februari 2026).
Jejak Islam. (n.d.). Jejak tinta pemikiran Roehana Koedoes dan Soenting Melajoe. (Diakses Februari 2026).
Sejarah kerajinan Amai Setia. (n.d.). (Diakses Februari 2026).