Hatimu gak akan tinggal diam jika kamu mencoba mengabaikannya. Makin salah pilihan yang kamu ambil, hatimu makin kuat mengingatkan. Sayangnya, jika kamu terbiasa menggantungkan diri pada arahan orang lain, sulit untukmu lebih percaya pada kata hatimu.
Meski sebenarnya merasa gak tenang, kamu akan terus saja mengikuti orang lain sampai benar-benar tersandung masalah atau mendapati hasil yang jauh banget dari harapanmu. Lalu seperti dalam poin 3, ujung-ujungnya kamu menyesal.
Mendengarkan petunjuk dari orang lain bukan sesuatu yang terlarang. Itu akan membuat pertimbanganmu lebih matang. Tetapi jangan asal memercayai dan mengikutinya terlebih jika hatimu mengatakan sebaliknya.
Penyesalan selalu datang di akhir, kan? Dan saat itu terjadi, belum tentu kamu masih punya kesempatan untuk memperbaikinya.