Comscore Tracker

5 Nasihat Pelecut Semangat Bagi Kamu yang Khawatir dengan Masa Depan

Catat, ya!

Merasa khawatir tentang masa depan merupakan hal yang lumrah terjadi pada setiap orang di masa transisi menuju dewasa. Kebanyakan bagi mereka yang akan menamatkan pendidikan sekolah menengah atas cenderung khawatir akan lanjut ke mana karena mereka pikir kampus menjadi penentu masa depan atau bagi mereka, para mahasiswa, yang khawatir setelah lulus nanti akan jadi apa.

Justru rasa khawatir itu bisa menjadi pengingat tersendiri bagi kamu untuk mempersiapkan hal terbaik dari sekarang. Namun akan berubah jadi buruk apabila rasa cemas itu terlalu berlebihan dan tidak diimbangi dengan rasa optimis dalam merancang angan. Untuk mengatasi hal itu, simak beberapa nasihat sederhana berikut.

1. Tenang saja, rezeki setiap orang sudah ada yang mengatur

5 Nasihat Pelecut Semangat Bagi Kamu yang Khawatir dengan Masa Depanpexels.com/Євгеній Симоненко

Kamu yang merasa khawatir akan masa depan perlu mengingat nasihat pada poin pertama ini. Yakin saja, bahwa setiap rezeki yang sudah ditetapkan tak akan pernah tertukar. Tugasmu adalah melakukan action sedikit demi sedikit yang mengarah pada cita-citamu di masa depan. Masalah hasil? Tenang, hasil pasti sebanding dengan usahamu, kok.

2. Setiap yang mau berusaha pasti akan menemukan jalannya

5 Nasihat Pelecut Semangat Bagi Kamu yang Khawatir dengan Masa Depanpexels.com/bruce mars

Pernahkan kamu mendengar perpatah; hasil tak akan pernah mengkhianati usaha? Pepatah itu memiliki makna yang mendalam. Bahwa setiap yang berusaha pasti akan menemukan jalannya. Untuk apa kamu merasa khawatir yang berlebihan mengenai masa depan? Kecuali bagi kamu yang tak melakukan tindakan apa pun. So, jangan hanya berpangku tangan saja, ya!

Baca Juga: Semangat Hidup Memudar? Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

3. Jangan biarkan hidup mengalir begitu saja, pasang target!

5 Nasihat Pelecut Semangat Bagi Kamu yang Khawatir dengan Masa Depanpexels.com/Bich Tran

Bagi kamu yang merasa khawatir akan masa depan bisa jadi kamu tak memiliki pandangan mau jadi seperti apa di masa depan. Sehingga tak ada persiapan apa pun yang bisa kamu lakukan dari sekarang.

Oleh karena itu, untuk mengurangi kecemasan, kamu perlu memasang target. Jangan biarkan hidup mengalir begitu saja tanpa adanya titik yang akan dituju. Jadikan target itu sebagai pondasi untukmu membangun masa depan yang kokoh.

4. Belajarlah dari orang yang sudah dulu meraih kesuksesan

5 Nasihat Pelecut Semangat Bagi Kamu yang Khawatir dengan Masa Depanpexels.com/Lum3n.com

Setiap orang butuh yang namanya belajar, entah di mana pun bahkan kepada siapa pun. Daripada merasa khawatir terus-menerus, ada baiknya kamu membaca buku atau menonton video mengenai biografi orang-orang yang sudah sukses. Belajarlah dari mereka, ambil tips-tips pentingnya, dan segera praktikkan di kehidupanmu.

Percayalah, orang sukses tak langsung terlahir menjadi sukses pula. Mereka telah melewati proses, hingga proses itulah yang menghebatkan dirinya.

5. Jangan terlalu berlebihan dalam memikirkan hal yang belum terjadi

5 Nasihat Pelecut Semangat Bagi Kamu yang Khawatir dengan Masa Depanpexels.com/Ivan Oboleninov

Overthinking menjadi suatu hambatan tersendiri bagi kebanyakan orang. Mereka kerap berpikir berlebihan pada hal yang belum terjadi. Bahkan tak jarang memikirkan kemungkinan buruk yang akan terjadi.

Hal itu semestinya menjadi benar jika kamu bisa mengontrol diri sendiri. Sebab berpikir demikian akan mencegahmu merasa kecewa berlebihan saat harapan tak selaras dengan ekspektasi. Namun hal itu bisa menjadi bumerang bagi kamu yang tak mampu mengontrol diri. Kamu akan terbelenggu dalam pemikiran negatif itu, kemudian merasa cemas berlebihan, hingga membuatmu tak berani mencoba hal baru dan merasa insecure

Itulah lima nasihat yang bisa membantumu dalam membangun rasa optimis terhadap masa depan. Tetap semangat, ya!

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Kamu Wajib Memiliki Motivasi dalam Menjalani Hidup

Izah Cahya Photo Verified Writer Izah Cahya

Do the best

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya