Jangan Lakukan 5 Hal Ini ketika Menghadiri Pemakaman

Barangkali kita semua sudah pernah menghadiri acara pemakaman meski baru satu atau dua kali. Bahkan sejak kita kecil, misalnya, saat ikut orangtua melayat ke rumah tetangga atau saudara. Seiring pertambahan usia, kita makin terbiasa untuk menghadiri pemakaman.
Namun, sudahkah kamu tahu etika selama berada di rumah duka maupun ketika mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatannya yang terakhir? Ada sejumlah larangan tak tertulis yang wajib dipatuhi, lho. Berikut daftar serta penjelasannya.
1. Membicarakan keburukan orang yang meninggal semasa hidupnya maupun keluarganya

Kesan-kesan buruk yang kamu rasakan tentang orang yang telah meninggal sebaiknya jangan diumbar. Boleh jadi itu hanya subjektivitasmu saja, sedangkan orang yang sudah meninggal tidak dapat melakukan klarifikasi atau membela diri.
Demikian pula, keburukan keluarganya tak usah disebutkan. Misalnya, kamu berpendapat keluarganya kurang baik dalam merawatnya selama sakit. Bukankah kamu tidak tahu apa saja persisnya yang telah mereka lakukan untuk orang yang amat mereka sayangi?
Jangan sampai perkataanmu tentang keburukan orang yang telah meninggal dunia maupun keluarganya menjadi fitnah besar. Hormati jenazah dengan mengenang kebaikan-kebaikannya saja serta berempatilah terhadap keluarganya yang tengah berduka.
2. Mengenakan pakaian yang terlalu mencolok maupun perhiasan yang berlebihan

Kamu harus mampu membedakan pemakaman dengan acara pesta. Pemakaman kental dengan nuansa kesedihan, sedangkan pesta adalah saatnya semua orang bersenang-senang. Oleh karena itu, pakaian yang dikenakan pun tidak sama.
Kamu perlu memilih pakaian dengan model dan motif yang jauh lebih sederhana supaya tak mengesankan kegembiraan yang berlebihan. Warnanya juga harus kalem. Jangan warna yang cerah seperti merah muda, kuning, dan sebagainya.
Untuk perempuan, kenakan perhiasan secukupnya saja. Misalnya, anting-anting kecil serta cincin pernikahan. Bukan malah seperti toko emas yang berjalan ke sana kemari. Ini bukan waktunya buat pamer!
3. Asyik bercanda atau mengobrolkan berbagai hal dengan teman

Di acara pemakaman, kamu mungkin bertemu dengan teman-teman. Sekalipun sehari-harinya kamu akrab sekali dengan mereka, tetaplah jaga sikap selama mengikuti proses pemakaman. Bicaralah sesedikit mungkin dan dengan suara pelan.
Selebihnya, kamu perlu berdiam diri sebagai tanda penghormatan pada orang yang baru berpulang. Juga agar tidak mengganggu keluarganya yang masih sangat terpukul. Bila mengobrol ke sana kemari saja sudah tak sopan, apalagi sampai tertawa-tawa. Gak ada yang lucu dalam pemakaman.
4. Mengaitkan penyebab meninggalnya dengan hukum karma

Ini kerap dilakuan sebagian orang setelah mengetahui cerita akhir hidup seseorang. Setiap penderitaannya kemudian dihubung-hubungkan dengan hukum karma karena ia pernah melakukan berbagai kesalahan.
Bila dipikir-pikir, memangnya ada orang yang bebas dari perbuatan keliru? Sementara itu, kematian akan tetap menimpa semua makhluk yang bernyawa apa pun caranya. Kamu tak boleh bersikap sok tahu bahkan cenderung menghakimi orang yang sudah meninggal.
5. Bicara aneh-aneh setelah melihat kondisi jenazah

Jika kamu berkesempatan untuk melihat kondisi jenazah sebelum dimakamkan, wajib hukumnya buat bisa menjaga lidah supaya tak bicara aneh-aneh pada orang lain. Seperti apa pun kondisi jenazah, jangan disebarkan pada orang lain.
Apalagi dengan melebih-lebihkannya sehingga orang yang mendengar merasa takut atau malah jijik. Kiamu harus ingat bahwa kapan saja dirimu juga dapat bernasib sama dengan jenazah tersebut. Jangan terlena oleh kerupawanan fisikmu hari ini.
Menghadiri pemakaman adalah hal yang baik untuk menunjukkan rasa dukamu atas kepergian seseorang. Juga sebagai bentuk dukungan psikis buat keluarga yang ditinggalkan. Namun, hindari kelima hal di atas agar kehadiranmu tak merusak suasana berkabung.