Jangan Tertutup Secara Berlebihan, Ini 5 Dampak Negatifnya

Hidup memang tak luput dari ujian dan masalah. Besar maupun kecil masalahnya setiap manusia pasti pernah merasakannya.
Dalam menyelesaikannya pun setiap individu berbeda-beda sebab manusia mempunyai kepribadian yang berbeda-beda pula. Ada yang memiliki kepribadian terbuka atau lebih all out kepada orang lain, serta ada pula kepribadian tertutup yang identik dengan diam dan menyendiri.
Sebenarnya semua jenis kepribadian itu baik dan tidak ada salahnya jika kamu memiliki kepribadian terbuka maupun tertutup. Namun, ingatlah bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
Artikel ini akan membahas tentang lima dampak negatif jika memiliki kepribadian tertutup berlebihan
1. Sulit berbaur dengan sosial

Orang yang berkepribadian tertutup mereka lebih cenderung kepada pendiam. Bahkan dia memiliki perasaan malu dan canggung untuk bercakap dengan orang lain.
Padahal telah kita tahu bahwa sosial dalam kehidupan sangatlah penting. Sebab, manusia merupakan makhluk sosial yang pasti akan membutuhkan bantuan orang lain. Oleh sebab itu, apa jadinya jika manusia tidak berani bercakap dan meminta tolong kepada orang lain? Pastinya dia akan merasakan susah sendiri baik di waktu sekarang maupun di kemudian.
Jadi, jangan terlalu tertutup berlebihan ya! Karena sudah kodratnya manusia itu membutuhkan bantuan orang lain.
2. Depresi

Depresi ini dipicu oleh besar atau banyaknya masalah yang dipendamnya sendiri. Memang tidak ada salahnya memendam masalah seorang diri. Sebab, ada hal yang merupakan privasi diri kita sendiri yang mana orang lain tak perlu tahu.
Namun, kita pun juga harus merawat mental dan pikiran kita. Jadi, cobalah kamu membuka diri dengan orang lain dan ceritakanlah kepada orang yang kamu percayai seperti orangtuamu, kakak, atau adikmu ketika kamu benar-benar tidak menemukan jalan atau solusi.
Jadi, jangan sampai kamu depresi hanya karena masalah yang kamu pendam sendiri walaupun sebenarnya masalah itu hanya sepele.
3. Sering cemas dan pesimis

Dalam melakukan sesuatu hal yang baru pastinya perlu dukungan serta motivasi dari orang lain agar lebih mudah dalam melewatinya dan tidak terlalu gagap dalam hal itu.
Namun, apalah daya ketika tiada motivasi dan dukungan? Pastinya akan merasa lebih gugup, cemas, dan pesimis. Sebab merasa dirinya tak layak seperti mereka yang memiliki support lebih banyak.
Itulah yang mungkin dirasakan oleh mereka yang berkepribadian terlalu tertutup. Merasa cemas dan pesimis. Di sisi lain mereka sebenarnya menginginkan dukungan dan motivasi. Namun, merasa tak mau merepotkan orang lain sehingga ia lebih cenderung untuk maju sendiri.
4. Sulit mengontrol emosi

Awas, hati-hati! Orang yang terlalu tertutup lebih cenderung memendam semuanya sendiri sehingga ia akan lebih mudah untuk masuk di fase sulit mengontrol emosi. Sebab, saking suntuk dan kalutnya mereka lebih gampang meluapkannya dengan emosi.
Sebenarnya boleh saja meluapkan dengan emosi supaya lebih tenang. Pun tak boleh berlebiban. Namun, yang perlu diperhatikan jangan sampai meluapkan emosi dengan orang lain. Jangan sampai orang yang tak tahu apa-apa menjadi korban luapan emosi kamu.
Untuk itu mulailah bercerita dengan orang terdekatmu tentang beban pikiranmu. Jangan pernah berpikiran 'kalau saya menceritakan ini dengannya saya akan merepotkan dia'.
Jika kamu masih punya pemikiran seperti itu, maka hapuslah.
5. Peluang masuk ke hal-hal negatif sangat besar

Mengaitkan dengan poin kedua dan keempat yaitu tentang depresi dan sulit mengontrol emosi, di poin kelima inilah yang sering menjadi titik akhir dari kedua poin tersebut.
Tak jarang kan kita mendengar berita yang mana para pengonsumsi obat-obat terlarang semakin marak yang dilatarbelakangi karena ingin sedikit meredam pikiran?
Selain itu yang paling fatal ialah kasus bunuh diri. Akhir-akhir ini kita banyak menjumpai kasus tersebut, kan? Karena depresi baik itu dalam masalah keluarga, utang piutang, asmara, dan sebagainya akhirnya pun bunuh diri. Itu semua disebabkan karena lelahnya pikiran kita dalam menampung semua beban pikiran kita yang pada akhirnya menghabisi nyawa sendiri harap-harap masalah akan kelar. Tapi, sebenarnya tidak begitu, kan?
Finally, itulah tadi kelima dampak negatif jika berkepribadian tertutup berlebihan. Terdengar mengerikan, bukan?
Jadi, mulailah untuk sedikit 'berbagi' masalah dengan orang lain karena bisa jadi kamu akan lebih mudah dalam melewati masalah yang ada di pikiranmu.