ilustrasi anak berdiri (pixabay.com/ean254)
Di antara sekian banyak hukuman murid era 1990-an, yang paling ditakuti saat dipanggil ke ruang BP alias ruang bimbingan dan penyuluhan—sekarang ruang bimbingan dan konseling (BK). Ruangan ini dianggap horor karena biasanya diisi oleh guru paling killer yang sering melontarkan kalimat penuh ancaman. Kesalahan murid yang masuk ruang BP biasanya sudah masuk dalam kategori berat dan biasanya akan melibatkan orangtua si anak didik itu sendiri.
Guru atau staf yang ditugaskan di ruang BP biasanya bakalan menginterogasi murid yang melakukan kesalahan di ruangan privasi. Mereka bicara dari hati ke hati, murid disuruh cerita kesalahannya sendiri, alasan, dan mengapa nekat melanggar aturan. Pada akhir pertemuan, guru BP biasanya ngasih wejangan pamungkas yang bakalan diingat seumur hidup oleh murid yang saat itu kena hukuman.
Murid yang melanggar aturan sekolah memang perlu diberi hukuman agar jadi pelajaran pada masa mendatang. Namun, perlu diingat, hukuman yang diberikan jangan sampai berisi kekerasan, baik fisik, verbal, dan mental, yang bisa menyakiti anak didik di sekolah. Semoga saja zaman sekarang metode hukumannya jauh lebih baik, ya!