Pernah gak sih kamu ketemu orang yang kelihatannya selalu jadi korban di setiap masalah? Apa pun kejadiannya, ujung-ujungnya dia yang paling tersakiti, paling dizalimi, dan paling menderita. Padahal kalau dilihat lebih jujur, bisa jadi justru dia sendiri yang memicu masalah tersebut. Orang seperti ini sering disebut sebagai playing victim, yaitu sikap memosisikan diri sebagai korban demi mencari simpati atau menghindari tanggung jawab.
Berhadapan dengan orang yang suka playing victim memang melelahkan secara emosional. Kamu bisa dibuat merasa bersalah, ragu pada diri sendiri, bahkan sampai mempertanyakan apakah kamu yang sebenarnya jahat. Kalau dibiarkan terus, hubungan apa pun, baik pertemanan, keluarga, maupun percintaan, bisa jadi tidak sehat. Supaya kamu tidak terus terjebak dalam permainan emosional mereka, berikut ini beberapa jurus jitu yang bisa kamu terapkan.
