ilustrasi animasi Masha and The Bear (dok. Apple TV)
Salah satu hal yang membuat Masha begitu menghibur adalah rasa penasarannya yang hampir tidak pernah habis. Ada sesuatu yang belum diketahui, ia ingin melihat. Ada kejadian aneh, ia ingin mencari tahu. Dalam kehidupan sehari-hari, sifat seperti ini mungkin muncul ketika kita melihat notifikasi misterius, mendengar teman sedang membicarakan sesuatu, atau menemukan cerita yang terasa terlalu menarik untuk dilewatkan.
21. "Aku bukan kepo. Aku hanya ingin tahu cerita lengkapnya."
22. "Kalau kamu bilang 'jangan tanya', sekarang aku justru punya lebih banyak pertanyaan."
23. "Aku cuma lewat. Kebetulan saja aku berhenti untuk melihat semuanya."
24. "Apa yang terjadi? Kenapa? Bagaimana? Dan kenapa aku baru tahu sekarang?"
25. "Kalau memang bukan urusanku, kenapa ceritanya menarik sekali?"
26. "Aku sudah bilang tidak akan ikut campur. Aku cuma mau melihat dari dekat."
27. "Aku penasaran bukan karena kepo, tapi karena otakku belum mau berhenti bertanya."
28. "Aku tahu seharusnya diam. Tapi aku punya terlalu banyak hal untuk dikatakan."
29. "Kalau aku sudah penasaran, jangan berharap aku bisa pura-pura tidak tahu."
30. "Aku mungkin bikin sedikit kekacauan, tapi setidaknya kita jadi punya cerita untuk ditertawakan."
Mungkin itulah daya tarik Masha: ia tidak selalu bertindak sempurna, tetapi justru dari situlah banyak tingkahnya terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kita semua pernah menunda pekerjaan, terlalu penasaran, mencari alasan untuk makan, atau membuat masalah kecil menjadi lebih besar dari seharusnya.