Stabil secara finansial sering dianggap sebagai kunci kebahagiaan. Gaji tetap, tabungan mulai terbentuk, dan kebutuhan dasar terpenuhi seharusnya membuat hidup terasa aman. Namun, kenyataannya tidak sedikit milenial yang justru merasa hampa, cemas, atau tidak puas meski kondisi keuangannya terbilang stabil.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: jika bukan uang yang menjadi masalah, lalu apa? Di usia 20–30 tahun, stabilitas finansial kerap datang bersamaan dengan tuntutan hidup, tekanan sosial, dan kebingungan arah. Inilah beberapa alasan mengapa kebahagiaan tidak selalu mengikuti keamanan finansial. Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!
