Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ini Kesalahan saat Pemula Mulai Berkebun, Belum Kenal Karakter Tanaman

ilustrasi berkebun
ilustrasi berkebun (pexels.com/cottonbro studio)
Intinya sih...
  • Menggunakan pupuk terlalu banyakKonsepsi bahwa pupuk adalah makanan tanaman, padahal terlalu banyak pupuk bisa berbahaya dan membuat tanaman mati.
  • Belum tahu karakter tanamanKurangnya pemahaman tentang karakteristik tanaman yang dirawat dapat membuat tanaman layu atau mati karena kebutuhan yang tidak terpenuhi.
  • Salah meletakkan tanaman saat menyemaiPenempatan semaian di tempat teduh dapat membuat tanaman mencari sinar matahari, sehingga pertumbuhan menjadi tidak ideal.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Berkebun merupakan salah satu hobi sederhana yang jadi sarana untuk self care. Sayangnya, tanaman yang layu atau mati bisa membuat seseorang enggan untuk berkebun lagi. Sebenarnya, ada banyak faktor yang melatarbelakangi kenapa tanaman gak bertahan lama.

Bisa jadi ada kesalahan-kesalahan yang gak sadar kamu lakukan, loh. Salah satunya karena gak begitu mengenal karakteristik tanaman itu sendiri. Nah, ini dia kesalahan-kesalahan saat pemula mulai berkebun.

1. Menggunakan pupuk terlalu banyak

Ilustrasi berkebun
Ilustrasi berkebun (pixabay.com/rawpixel)

Konsepsi bahwa memberi pupuk bisa membuat tanaman cepat subur, gak sepenuhnya benar. Justru, menggunakan terlalu banyak pupuk bisa berbahaya untuk tanaman. Founder MGB Garden, Riestya Estika, mengatakan bahwa kesalahan orang-orang adalah menganggap pupuk adalah makanan.

"Orang berpikir, pupuk itu makanan. Makin banyak makan, tanaman makin suka, dipupuklah. Kebanyakan besoknya langsung mati. Itu sering banget, karena konsepsi yang salah," katanya kepada IDN Times saat ditemui langsung di Depok pada Minggu (14/12/2025).

Pemula yang baru mulai berkebun harus tahu bahwa pupuk punya dosis. Menurut Riestya, kebutuhan pupuk itu tergantung tanamannya. Pupuk untuk tanaman kecil tentu berbeda dari tanaman besar sehingga dosis dan frekuensinya juga berbeda. Selain itu, orang yang baru mulai berkebun juga harus punya pengetahuan tentang jenis pupuk dan pupuk seperti apa yang cocok untuk tanamannya.

2. Belum tahu karakter tanaman

ilustrasi perempuan sedang berkebun
ilustrasi perempuan sedang berkebun (freepik.com/jcomp)

Kesalahan kedua bagi pemula adalah kurangnya pemahaman tentang karakteristik tanaman yang dirawat. Sebagai orang yang sudah lama menekuni hobi berkebun, Riestya merasa harus tahu karakteristik tanaman-tanamannya. Dengan begitu, ia akan lebih memperhatikan kebutuhan seperti apa yang cocok dengan tanamannya.

"Misalnya yang paling sering ditanam adalah daun bawang. Daun bawang kan kita sering temui, masak selalu ada daun bawang. Daun bawang itu bisa di-grow. Tapi, banyak orang yang menanam daun bawang jadi busuk, itu karena kebanyakan air. Kalau busuk, pasti kebanyakan air," ujar Riestya.

Tanaman bawang-bawangan gak suka banyak air. Media tanamnya harus poros atau sekam yang gak padat sehingga tanaman masih bisa mendapatkan oksigen. Terlalu banyak menyiram juga bisa jadi salah satu kesalahan pemula.

"Beda dengan sawi. Sawi, media tanamnya lebih padat. Untuk itu, perlu tahu tanamannya apa dan kebutuhannya apa," sambungnya.

3. Salah meletakkan tanaman saat menyemai

ilustrasi berkebun sayuran
ilustrasi berkebun sayuran (freepik.com/freepik)

Selain kesalahan memberi pupuk berlebihan dan kebanyakan menyiram, pemula juga sering keliru saat menyemai. Banyak semaian tumbuh terlalu tinggi dan kurus karena kekurangan sinar matahari akibat salah dalam proses menyemainya.

"Semaian itu butuh sinar matahari. Banyak yang semaiannya ditaruh di tempat yang teduh sehingga dia mencari matahari, dia akan memanjangkan batangnya. Karena mencari matahari, energinya dipakai untuk memanjangkan batang. Harusnya energinya dipakai untuk memproduksi daun," ucap Riestya.

Energi yang seharusnya digunakan untuk membentuk daun dan pertumbuhan yang kuat justru habis untuk memanjangkan batang, sehingga tanaman menjadi tinggi, lemah, dan tidak ideal. Semaian sebenarnya membutuhkan cahaya matahari yang cukup agar tumbuh seimbang, batang lebih kokoh, dan daun berkembang baik.

Demikian beberapa faktor yang bisa menyebabkan tanaman mudah layu hingga mati. Mungkin ada kesalahan yang gak kamu sadari sebagai pemula yang baru memulai berkebun, jadi perhatikan lebih baik lagi, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Latest in Life

See More

Kapan Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2026 Dibuka?

10 Jan 2026, 15:02 WIBLife